Lompat ke konten
Minggu, 26 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Didukung Netanyahu dan Milei, Flavio Bolsonaro Siap Maju Pilpres Brasil

Senator Brasil Flavio Bolsonaro, putra sulung mantan presiden Jair Bolsonaro, resmi mencalonkan diri melawan Presiden Lula da Silva dalam pilpres Oktober mendatang.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Flavio Bolsonaro saat deklarasi pencalonan presiden Brasil

Poin Utama

AI

Senator Brasil Flavio Bolsonaro, putra sulung mantan presiden Jair Bolsonaro, secara resmi mengumumkan pencalonannya untuk menantang Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dalam pemilihan presiden yang dijadwalkan Oktober mendatang. Dalam deklarasinya, ia menampilkan dukungan dari Presiden Argentina Javier Milei, pesan buatan kecerdasan buatan dari ayahnya yang kini dipenjara, serta rekaman video dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Bolsonaro berjanji akan menurunkan pajak dan mengambil sikap lebih tegas terhadap kejahatan, serta menegaskan komitmennya untuk melanjutkan warisan politik ayahnya.

Dengan nada emosional di hadapan para pendukung yang melambaikan bendera hijau dan kuning, ia berkata, "Inilah darah Bolsonaro." Aula di São Paulo tempat ia berpidato tampak hampir penuh.

Mantan presiden Jair Bolsonaro saat ini menjalani tahanan rumah atas perannya dalam upaya membatalkan hasil pemilu yang dimenangkan oleh Lula.

Milei menyampaikan pidato berapi-api yang mengkritik Lula dan menyatakan bahwa Bolsonaro mampu "menyelamatkan" Brasil dari sosialisme. Presiden Argentina itu telah tiba di Brasil pada malam sebelum acara dan hari ini bertemu dengan Gubernur São Paulo, Tarcísio de Freitas.

Milei mengatakan, "Kami akan terus bersaksi di mana pun melawan kebohongan sosialisme."

Mantan ibu negara Michelle Bolsonaro, istri ayahnya, juga muncul melalui pesan video untuk menyampaikan dukungan kepada para pemilih perempuan. Keduanya baru-baru ini berdamai setelah perselisihan yang sempat menjadi konsumsi media sosial.

Dalam pesan videonya, ia berkata, "Flavio, semoga Tuhan memberkati dan melindungi pencalonanmu."

Pada Desember lalu, senator tersebut mendapat restu dari ayahnya untuk maju dalam pemilu tahun ini. Namun, kampanyenya kehilangan momentum pada Mei setelah pesan yang bocor mengaitkannya dengan bankir yang dipenjara, Daniel Fucahori. Flavio kemudian mengakui bahwa Fucahori mendanai film tentang perjalanan politik ayahnya.

Popularitas Bolsonaro juga menurun akibat perselisihan dengan Michelle Bolsonaro dan hubungannya yang erat dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang memberlakukan tarif impor pada barang-barang Brasil.

Survei yang dilakukan lembaga Datafolha dan dirilis dua hari lalu menunjukkan Lula unggul atas Bolsonaro dengan 48 persen berbanding 43 persen dalam putaran kedua pemilu, naik dari 47 persen berbanding 43 persen pada survei bulan Juni.

Flavio Bolsonaro menghadapi kesulitan membangun koalisi politik, karena partai-partai kanan-tengah hingga kini memilih bersikap netral ketimbang mendukung pencalonannya.

Komentar (0)