Lompat ke konten
Sabtu, 1 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Sekjen Liga Arab Kecam Pelanggaran Terbaru Israel di Lebanon Selatan

Sekjen Liga Arab, Nabil Fahmy, menegaskan dukungan penuh Arab terhadap Lebanon dalam mengutuk pelanggaran dan serangan Israel di Lebanon selatan.

AJEL Indonesia46 mnt lalu · 1 mnt baca
Sekjen Liga Arab Nabil Fahmy berbicara soal Lebanon

Poin Utama

AI

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, menegaskan dukungan penuh dunia Arab terhadap sikap pemerintah Lebanon dalam mengutuk pelanggaran dan serangan Israel yang memalukan di Lebanon selatan, terutama ledakan-ledakan terbaru yang menargetkan infrastruktur dan situs bersejarah yang terdaftar sebagai warisan dunia, yang merupakan pelanggaran nyata dan tidak dapat diterima terhadap hukum dan norma internasional.

Ia menekankan solidaritas dengan Lebanon dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kedaulatannya. Fahmy menjelaskan bahwa berlanjutnya tindakan agresif dari pihak pendudukan Israel mengancam untuk menggagalkan proses negosiasi yang sedang berlangsung, dan menuntut tindakan segera dari komunitas internasional, khususnya Amerika Serikat sebagai pihak penengah dalam negosiasi, untuk menghentikan serangan Israel yang brutal terhadap kedaulatan Lebanon serta menegakkan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang menjadi jaminan penting bagi perlindungan hak-hak kedaulatan Lebanon.

Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon, Joseph Aoun, mengapresiasi upaya tentara nasional, dengan mengatakan: "Tentara kita di selatan telah menorehkan kisah pengorbanan dan keteguhan yang luar biasa, dan tanggung jawab mereka kini semakin besar seiring setiap langkah penarikan Israel dari wilayah Lebanon. Tahap berikutnya menuntut penyebaran penuh satuan militer di seluruh perbatasan selatan dan penegakan eksklusif otoritas negara atas wilayahnya, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Lebanon mampu, dengan kekuatan militernya sendiri, melindungi kedaulatan dan menjaga keamanan kawasan sensitif ini, sebagai langkah menuju kembalinya warga secara aman ke desa dan kota mereka."

Komentar (0)