Lompat ke konten
Minggu, 2 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Peneliti: Iran Tunjukkan Ketahanan, tapi Tak Mampu Hadapi AS Secara Militer

Direktur Pusat Studi Iran menyatakan Iran hanya berpura-pura tegar, namun tak mampu menghadapi Amerika Serikat secara militer.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat

Poin Utama

AI

Direktur Pusat Studi Iran di Pusat Studi Regional, Dr. Nabil Al-Atoum, mengatakan bahwa Iran hanya berpura-pura tegar dan sebenarnya tidak mampu menghadapi Amerika Serikat secara militer.

Al-Atoum menambahkan, dalam wawancara di siaran radio Al Arabiya FM, bahwa Iran hanya menunjukkan ketahanan di hadapan Amerika Serikat setelah sebagian besar kemampuan pertahanan udara, rudal, dan drone-nya hancur.

Ia melanjutkan, laporan intelijen menegaskan bahwa Iran kini hanya memiliki sekitar 20% dari kekuatan militernya, dan tidak lagi mampu merespons kapal perang Amerika Serikat yang berada 250 kilometer dari pantai Iran, maupun terhadap negara pendudukan yang menjadi asal sebagian besar pesawat pengebom yang menyerang Iran.

Ia menambahkan, strategi saat ini berkaitan dengan tekanan terhadap kelangsungan negara Iran dan ancaman untuk menyerang jembatan serta pembangkit listrik, serta mengalihkan serangan dari infrastruktur militer ke infrastruktur ekonomi.

Dewan Keamanan Nasional Iran baru-baru ini mengancam akan menyerang ladang minyak di kawasan jika Amerika Serikat melancarkan serangan besar ke Iran, sementara militer Amerika Serikat masih mampu melancarkan serangan ke sasaran di dalam Iran tanpa ada balasan dari Teheran.

Komentar (0)