Lompat ke konten
Minggu, 26 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Peneliti Politik: Presiden Ukraina Buka Front Baru dengan Iran

Urakh Ramadan dari Pusat Studi Strategis Aurass di Kyiv menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menganggap Iran sebagai sekutu Rusia.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara di podium

Poin Utama

AI

Urakh Ramadan, pengawas Pusat Studi Strategis Aurass di Kyiv, mengatakan bahwa "Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperlakukan Iran sebagai sekutu Rusia."

Ramadan menambahkan dalam wawancara di radio Al Arabiya FM, bahwa "Presiden Ukraina ingin mengangkat isu Ukraina ke permukaan setelah kawasan Timur Tengah mendominasi perhatian dunia dan panggung internasional."

Ia melanjutkan, "Dengan langkah ini, Presiden Ukraina membuka front baru dengan Iran, yang telah menyatakan berhak membalas atas serangan Ukraina terhadap kapalnya di Laut Kaspia dan membela diri. Hal ini akan menjadi ancaman bagi Ukraina karena jangkauan rudal Iran dapat mencapai wilayah Ukraina, apalagi setelah muncul peringatan dari Iran bahwa Ukraina bisa menjadi target sah."

Terkait kemungkinan respons Eropa atas eskalasi yang dimulai Presiden Ukraina, Ramadan mengatakan, "Biaya operasi akan meningkat dan Iran akan memanfaatkan tindakan Ukraina sebagai alasan untuk membangun aliansi resmi dengan Rusia."

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa pasukan Ukraina telah menyerang kapal perang Rusia dan kapal lain yang digunakan untuk mengangkut kargo militer terkait Iran di Laut Kaspia.

Komentar (0)