Lompat ke konten
Kamis, 6 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Wakil Presiden AS: Negosiasi dengan Iran Rumit dan Akan Makan Waktu

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan negosiasi dengan Iran akan rumit, memakan waktu, dan menyebut Iran sulit diajak bekerja sama karena sistemnya yang terpecah.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
JD Vance berbicara soal negosiasi AS-Iran

Poin Utama

AI

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance pada Rabu mengatakan bahwa negosiasi untuk mencapai kesepakatan dengan Iran akan "rumit" dan memerlukan waktu, seraya menambahkan bahwa "orang-orang Iran sangat sulit untuk diajak bekerja sama" dan mereka memiliki "sistem yang terpecah".

Dalam wawancara dengan Fox News pada Rabu, ia mengatakan: "Tugas kami adalah menangani hal itu dan mencapai hasil terbaik bagi rakyat Amerika, juga bagi Presiden Amerika Serikat".

Ia menambahkan: "Saya percaya pada akhirnya, meski prosesnya akan rumit dan memakan waktu, kita akan melihat harga minyak—yang hari ini saya kira mencapai 79 dolar AS—akan turun dan tetap rendah. Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, dan Amerika Serikat akan berada pada posisi yang lebih kuat".

Komentar (0)