Lompat ke konten
Minggu, 26 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Kanselir Jerman: Insiden Berlin Bertujuan Memecah Belah Negara

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut insiden tabrak lari saat perayaan Christopher Street Day di Berlin sebagai serangan yang bertujuan memecah belah masyarakat.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Polisi berjaga di lokasi insiden tabrak lari Berlin

Poin Utama

AI

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut insiden tabrak lari yang dilakukan seorang pengemudi mobil di tengah kerumunan peserta perayaan Christopher Street Day di Berlin sebagai "serangan terhadap masyarakat kita dan bertujuan memecah belah negara".

Melalui akun resminya di platform X, Merz menulis, "Betapa kejinya aksi di Berlin ini! Ratusan ribu orang dari seluruh dunia merayakan Christopher Street Day secara damai. Mereka ingin kita saling memperlakukan dengan ramah dan toleran... Ini adalah serangan terhadap masyarakat kita."

Sementara itu, juru bicara pemerintah Jerman menyampaikan bahwa Kanselir Merz telah diberitahu segera setelah insiden terjadi. Ia juga menambahkan bahwa Merz terus berkomunikasi erat dengan Menteri Dalam Negeri Jerman dan menerima pembaruan rutin dari aparat keamanan terkait perkembangan kasus ini.

Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan, "Serangan pengecut dan keji terhadap orang-orang yang sedang merayakan secara damai ini sangat mengguncang saya. Pikiran saya bersama para korban, keluarga mereka, dan semua yang menyaksikan kejahatan ini."

Sebagai bagian dari upaya mengungkap insiden ini, Kepolisian Berlin telah merilis foto tersangka dan mengimbau masyarakat untuk membantu menemukan keberadaannya.

Perlu diketahui, insiden ini menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan 16 lainnya luka-luka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan di pinggiran parade kebanggaan LGBT dalam perayaan Christopher Street Day di Berlin pada Sabtu kemarin.

Komentar (0)