Lompat ke konten
Kamis, 30 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Waspada Penularan Brucellosis dari Hewan ke Manusia, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Pusat Nasional Pencegahan Hama dan Penyakit Hewan memperingatkan bahaya brucellosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dan menyebabkan keguguran pada ternak.

AJEL Indonesia28 mnt lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi ternak sapi dan kambing di kandang

Poin Utama

AI

Pusat Nasional Pencegahan Hama dan Penyakit Hewan menegaskan bahwa brucellosis merupakan penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia, serta menjadi salah satu penyebab utama keguguran pada hewan ternak.

Melalui platform X, pusat tersebut menjelaskan bahwa vaksinasi terhadap ternak betina seperti sapi, kambing, serta unta, merupakan langkah penting untuk melindungi hewan dari keguguran dan penurunan produktivitas, sekaligus mengurangi risiko penularan penyakit ke manusia.

Pusat tersebut juga menyebutkan bahwa brucellosis termasuk penyakit prioritas karena sangat menular dan berbahaya, menyerang kambing, domba, unta, dan sapi. Penyakit ini dikenal dengan beberapa nama seperti brucellosis, penyakit keguguran menular, dan demam undulans, karena perubahan suhu tubuh yang menyertai penyakit ini.

Gejala Brucellosis

Gejala brucellosis antara lain keguguran pada sepertiga akhir masa kehamilan, penurunan nafsu makan pada hewan, serta kelahiran anak yang lemah atau tidak sempurna dan langsung mati setelah lahir. Selain itu, dapat terjadi peradangan rahim atau retensi plasenta setelah keguguran.

Langkah Pencegahan

Pusat tersebut merekomendasikan isolasi hewan yang dicurigai terinfeksi dari kawanan lainnya, segera melapor ke Pusat Pencegahan melalui nomor 8002470000, dan berkonsultasi dengan dokter hewan. Penting juga melakukan pembersihan dan desinfeksi kandang serta peralatan secara berkala, vaksinasi hewan untuk mencegah penyebaran penyakit, serta membuang janin, plasenta, dan cairan secara aman.

Komentar (0)