Serangan Udara Israel Tewaskan Dua Warga Palestina dan Hancurkan Gudang Obat di Gaza
Dua warga Palestina tewas dan dua gudang obat-obatan hancur akibat serangan udara Israel di Gaza, di tengah ketidakjelasan soal kesepakatan perlucutan senjata dengan Hamas.
Poin Utama
AIDua warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Gaza hari ini, sementara dua gudang obat-obatan di dekat rumah sakit juga hancur dalam dua serangan terpisah, di tengah ketidakpastian apakah Israel telah menyetujui kesepakatan dengan Hamas terkait perlucutan senjata kelompok tersebut.
Menurut kantor berita Reuters, pejabat kesehatan di Gaza menyebutkan dua warga Palestina tewas di kawasan Sheikh Radwan, Kota Gaza, akibat serangan udara Israel.
Kementerian Kesehatan Gaza sebelumnya mengumumkan bahwa serangan udara Israel telah menghancurkan dua gudang yang digunakan untuk menyimpan obat-obatan bagi Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza selatan.
Rekaman Reuters dari lokasi serangan di Deir al-Balah memperlihatkan lubang besar selebar beberapa meter di titik ledakan, dengan puing-puing berserakan di sekitar area tersebut, termasuk yang tampak sebagai pasokan medis, dekat kamp pengungsian yang padat.
Israel terus melancarkan serangan udara ke Gaza sejak menyetujui gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada Oktober lalu, yang telah menyebabkan sekitar 1.222 warga Palestina tewas dalam sembilan bulan terakhir, termasuk perempuan dan anak-anak.
Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Donald Trump untuk menjalankan rencana mengakhiri perang di Gaza, pada Kamis lalu mengumumkan peta jalan yang merinci langkah-langkah akhir pelaksanaan inisiatif tersebut. Dokumen itu menyatakan Israel akan menghentikan operasi militernya sebagai bagian dari komitmen terhadap rencana 20 poin Trump yang telah disepakati tahun lalu.
