Lompat ke konten
Senin, 3 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Analis: Israel Tolak Kesepakatan Baru dengan Hamas demi Hindari Kemarahan Trump

Analis politik Nazir Mujalli menyatakan Israel menolak kesepakatan baru dengan Hamas dan memilih diam agar tidak membuat Presiden AS Donald Trump marah.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Nazir Mujalli berbicara soal Israel dan Hamas

Poin Utama

AI

Analis politik Nazir Mujalli mengatakan Israel menolak kesepakatan baru dengan Hamas dan memilih untuk tetap diam guna menghindari kemarahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ia menambahkan, dalam wawancara di radio Al Arabiya FM, bahwa ketika Israel menyetujui rencana Trump terkait Gaza, hal itu bukan karena kehendaknya sendiri; sebab Israel tidak menginginkan solusi damai bagi isu Palestina, sementara Trump menginginkannya.

Ia melanjutkan, setiap kali Israel menemukan peluang untuk mengulur waktu dan menghindar, mereka akan melakukannya. Salah satu keberatan yang diajukan adalah penolakan terhadap keberadaan hukum Otoritas Palestina sebagai bagian dari upaya mereka menciptakan hambatan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat mengumumkan bahwa Hamas dan seluruh kelompok bersenjata di Jalur Gaza telah setuju untuk melucuti senjata mereka dan pasukan pendudukan akan menarik diri dari wilayah pendudukan di Gaza.


Komentar (0)