Kasus Ebola di Kongo Tembus 3.075, Korban Meninggal 1.354
Data pemerintah terbaru menunjukkan kasus Ebola di Republik Demokratik Kongo naik menjadi 3.075, dengan 1.354 kematian.
Poin Utama
AIData pemerintah yang dirilis Sabtu kemarin menunjukkan jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo meningkat menjadi 3.075, dengan 1.354 di antaranya meninggal dunia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Mei lalu telah menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat, serta memperingatkan bahwa wabah ini berisiko menyebar ke negara lain. WHO juga menilai risiko penyebaran virus secara regional cukup tinggi.
Pada Juni lalu, WHO bersama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika meluncurkan rencana kesiapsiagaan dan respons terhadap wabah Bundibugyo, salah satu varian Ebola. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan bahwa rencana ini membutuhkan pendanaan sebesar 518 juta dolar.
