Lompat ke konten
Minggu, 26 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Ketua Parlemen Lebanon: Arab Saudi Pilar Stabilitas, Hubungan Kami Bersejarah dan Terus Berkembang

Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri memuji peran Arab Saudi dalam menjaga stabilitas dan menegaskan hubungan erat yang telah terjalin lama antara kedua negara.

AJEL Indonesia59 mnt lalu · 1 mnt baca
Nabih Berri memuji peran Arab Saudi untuk stabilitas

Poin Utama

AI

Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri memuji peran Arab Saudi dalam menjaga stabilitas.
Berri, dalam pernyataan yang dimuat di situs Asas Media, mengatakan bahwa Arab Saudi adalah pilar stabilitas dan hubungannya dengan Kerajaan bersifat historis, terus berkembang, dan tetap kokoh. Sepanjang karier politiknya, ia tidak pernah mengucapkan kata-kata yang menyinggung Arab Saudi karena ia yakin pada kecintaan Kerajaan terhadap Lebanon serta kepeduliannya, juga peran sentralnya dalam menjaga stabilitas nasional.

Ia menambahkan, dirinya telah menunaikan ibadah haji sebanyak tiga kali, dan setiap kali, para saudara di Arab Saudi selalu mengundangnya, menghormatinya, dan memberikan perhatian. Dalam periode terakhir, terjadi komunikasi intens antara dirinya dan pihak Kerajaan, khususnya dengan Pangeran Yazid bin Farhan (Penasihat Menteri Luar Negeri Arab Saudi), yang menyampaikan bahwa mereka mendukung jalur saat ini dan berkomitmen untuk menyukseskan serta memantau perkembangannya bersama Washington.

Berri juga menyampaikan bahwa hubungannya dengan Presiden Lebanon sangat baik. Meski kadang berbeda pandangan politik, mereka tetap menjalin komunikasi. Ia menuturkan, sebelum Presiden Lebanon berangkat ke Washington, ia berpesan agar mengupayakan penghentian tembak-menembak, penarikan penuh pasukan pendudukan, serta kembalinya warga Lebanon ke desa dan rumah mereka.

Sebagai catatan, Arab Saudi terus mendukung stabilitas Lebanon dan seluruh negara Arab dengan menegaskan pentingnya "kewenangan negara yang sah", penegakan hukum, dan menolak peran kelompok atau faksi yang bertindak di luar jalur negara nasional.

Komentar (0)