Lompat ke konten
Selasa, 4 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Irak: Tidak Bertanggung Jawab atas Jalur Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz Setelah Tinggalkan Pelabuhan

Kementerian Minyak Irak menegaskan ekspor minyak mentah berjalan sesuai mekanisme, dan tanggung jawab pengiriman beralih ke pembeli setelah kapal meninggalkan pelabuhan Irak.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Kapal tanker minyak Irak melintasi Selat Hormuz

Poin Utama

AI

Kementerian Minyak Irak menegaskan bahwa proses ekspor minyak mentah berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, dan kapal tanker yang mengangkut minyak Irak terus melintasi Selat Hormuz. Tanggung jawab pengiriman sepenuhnya berada di tangan pembeli setelah kapal meninggalkan pelabuhan Irak.

Juru bicara Kementerian Minyak Irak, Salim Al-Rikabi, menyatakan bahwa kementerian menerapkan mekanisme "ex-port" dalam penjualan minyak mentah, yang berarti tanggung jawab pemerintah berakhir saat pengiriman dilakukan di pelabuhan, sementara pembeli bertanggung jawab atas pengangkutan dan pengelolaan selanjutnya.

Al-Rikabi menjelaskan, sebagaimana dikutip oleh Kantor Berita Irak (INA), bahwa pelayaran kapal tanker melalui Selat Hormuz setelah memuat minyak merupakan bagian normal dari proses pengiriman. Ia menegaskan kementerian tidak memikul tanggung jawab atas jalur pelayaran kapal tanker atau pengurusan izin pelayaran setelah meninggalkan pelabuhan.

Ia menambahkan, Kementerian Minyak tidak memiliki kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Irak dan tidak terlibat dalam pergerakan kapal setelah meninggalkan pelabuhan. Seluruh tanggung jawab pengoperasian dan pengelolaan perjalanan kapal berada pada pihak pembeli.

Juru bicara itu juga menyebutkan bahwa beberapa kapal tanker mengangkut muatan besar hingga dua juta barel minyak mentah sebagai bagian dari aktivitas ekspor rutin.


Komentar (0)