Pasukan Israel Masuk ke Wilayah Wadi al-Raqqad Daraa Barat dengan 6 Kendaraan Militer
Pasukan Israel dilaporkan masuk ke wilayah Wadi al-Raqqad di Daraa barat, Suriah, memeriksa sebuah rumah sebelum mundur tanpa penangkapan.
Poin Utama
AIKantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa pasukan Israel hari ini melakukan penetrasi ke wilayah Wadi al-Raqqad di Daraa barat, Suriah, dan memeriksa salah satu rumah warga.
Menurut SANA, satuan Israel yang terdiri dari enam kendaraan militer bergerak menuju Wadi al-Raqqad, mendirikan pos pemeriksaan sementara di jembatan Wadi al-Raqqad, lalu memasuki dan menggeledah sebuah rumah. Pasukan tersebut berada di lokasi selama beberapa menit sebelum mundur tanpa melakukan penangkapan.
Israel terus melanggar perjanjian pemisahan pasukan yang ditandatangani pada 1974, dengan melakukan penetrasi ke wilayah pedesaan di provinsi Quneitra dan Daraa, serta melakukan serangan terhadap warga.
Sementara itu, Suriah secara berulang menegaskan tuntutannya agar resolusi PBB ditegakkan dan pendudukan Israel atas wilayah Suriah diakhiri, serta menyerukan masyarakat internasional untuk bertanggung jawab menghentikan pelanggaran tersebut.
Sebagai informasi, perjanjian 1974 antara Israel dan Suriah mengatur pembentukan zona penyangga, serta dua zona dengan pembatasan jumlah pasukan dan senjata di kedua sisi zona tersebut, dan mendirikan Pasukan Pengamat Pemisahan PBB (UNDOF) sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 350 (1974).
Israel memperluas kehadiran militernya di selatan Suriah, dengan menguasai sejumlah posisi di sebelah timur zona penyangga yang diawasi PBB dan memisahkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki dari wilayah Suriah.
Lihat unggahan di X
