Lompat ke konten
Kamis, 6 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Harga Gandum Naik Tipis Akibat Gangguan Ekspor Rusia-Ukraina

Harga gandum di Bursa Chicago naik tipis pada Kamis akibat gangguan ekspor di Laut Hitam menyusul meningkatnya serangan antara Rusia dan Ukraina.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi gandum di pasar komoditas dunia

Poin Utama

AI

Harga gandum di Bursa Chicago naik tipis pada Kamis, didorong oleh berlanjutnya gangguan ekspor biji-bijian melalui Laut Hitam di tengah meningkatnya serangan saling balas antara Rusia dan Ukraina, dua pemasok gandum terbesar dunia. Sementara itu, harga jagung dan kedelai juga mengalami kenaikan tipis setelah mencatat kerugian dalam dua sesi sebelumnya.

Kontrak gandum paling aktif di Bursa Chicago (CBOT) naik 0,2% menjadi 6,43 dolar AS per bushel. Meski turun dari level tertinggi dua tahun yang sempat melampaui 7 dolar AS per bushel dua pekan lalu, harga gandum masih naik lebih dari 25% sejak awal tahun.

Di pasar biji-bijian lainnya, harga jagung naik 0,2% menjadi 4,61 dolar AS per bushel, sementara harga kedelai juga naik 0,2% menjadi 11,77 dolar AS per bushel.

Pada saat yang sama, harga jagung mendapat tekanan setelah perusahaan StoneX menaikkan proyeksi produksi jagung Amerika Serikat tahun ini menjadi 16,16 miliar bushel, dengan estimasi rata-rata hasil panen 184,8 bushel per acre. Angka ini melampaui perkiraan terbaru Departemen Pertanian AS, sehingga memperkuat ekspektasi pasokan melimpah pada musim ini.

Komentar (0)