Bank Riyadh Himpun 13,59 Miliar Riyal dari Penerbitan Sukuk dengan Imbal Hasil 6,5%
Bank Riyadh berhasil mengumpulkan dana sebesar 13,59 miliar riyal Saudi melalui penerbitan sukuk modal inti dengan imbal hasil tetap 6,5% per tahun yang dibagikan setiap kuartal.
Poin Utama
AIBank Riyadh berhasil mengumpulkan dana sebesar 13,59 miliar riyal Saudi melalui penerbitan sukuk modal inti, dengan imbal hasil tetap 6,5% per tahun yang dibagikan setiap kuartal.
Dalam pernyataan di Bursa Efek Saudi (Tadawul) pada Senin, Bank Riyadh menjelaskan bahwa penawaran tersebut mengalami kelebihan permintaan hingga 2,7 kali lipat dari nilai awal penerbitan yang sebesar 5 miliar riyal, sebelum akhirnya bank memutuskan menaikkan nilai penerbitan menjadi 10 miliar riyal.
Bank juga menyebutkan bahwa sebanyak 10 juta sukuk diterbitkan dengan nilai nominal 1.000 riyal per sukuk. Sukuk ini bersifat abadi, namun dapat ditebus lebih awal pada tanggal penarikan mulai tahun kelima sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bank Riyadh menegaskan bahwa penetapan ulang imbal hasil akan dilakukan pada 13 Agustus 2031, dan selanjutnya akan disesuaikan setiap lima tahun setelah tanggal penetapan ulang pertama, sebagaimana tercantum dalam ketentuan final terkait sukuk.
Pada kuartal kedua, Bank Riyadh mencatat kenaikan laba bersih sekitar 2% menjadi 2,65 miliar riyal, didorong oleh pertumbuhan pendapatan operasional meski sebagian tertahan oleh kenaikan total beban operasional. Kenaikan ini didukung oleh peningkatan pendapatan bersih perdagangan, pendapatan bersih komisi khusus, dan pendapatan dividen.
Namun, kenaikan tersebut sebagian diimbangi oleh penurunan pendapatan bersih jasa dan komisi, penurunan keuntungan bersih dari penjualan investasi non-perdagangan, pendapatan operasional lainnya, serta pendapatan bersih dari konversi valuta asing.
Peningkatan total beban operasional terutama disebabkan oleh naiknya penyusutan properti dan peralatan, biaya penggunaan aset, cadangan penurunan nilai investasi, cadangan kerugian kredit dan aset keuangan lainnya, serta gaji dan biaya pegawai. Sementara itu, sebagian kenaikan beban ini diimbangi oleh penurunan biaya umum dan administrasi lainnya, beban operasional lain, serta biaya sewa dan gedung.
Didirikan pada 1957, Bank Riyadh menyediakan berbagai layanan perbankan dan investasi melalui jaringan 334 cabang di dalam dan luar Arab Saudi. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar Bank Riyadh mencapai 81,5 miliar riyal, dengan Dana Investasi Publik sebagai pemegang saham terbesar sebesar 21,7%, dan Lembaga Jaminan Sosial Umum memiliki 10,4% saham.
