Lompat ke konten
Senin, 24 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Nilai Tukar Rial Iran Anjlok, Dolar Tembus 200 Ribu Toman

Rial Iran mencatat rekor terendah dengan nilai tukar dolar AS menembus 200.000 toman, di tengah ketegangan Iran-AS dan sanksi baru dari Washington.

AJEL Indonesia49 mnt lalu · 1 mnt baca
Uang kertas rial Iran dan dolar AS

Poin Utama

AI

Nilai tukar rial Iran mencatat penurunan historis yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan dolar Amerika Serikat untuk pertama kalinya menembus batas 200.000 toman (dua juta riyal) pada akhir perdagangan hari Minggu.

Kurs dolar tercatat sebesar 200.050 toman, sementara euro juga mencapai rekor baru di level 233.700 toman, menurut data dari pemantau pasar valuta asing Iran.

Penurunan tajam ini terjadi seiring pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Keuangan Scott Bisent tentang rencana Washington memberlakukan paket sanksi baru yang bertujuan menekan ekonomi Iran agar mengubah kebijakannya.

Transaksi berjangka menunjukkan tren kenaikan dolar yang semakin cepat dalam beberapa hari terakhir, dengan lonjakan harian lebih dari 6.000 toman setelah sebelumnya berada di 193.480 toman sehari sebelumnya.

Situasi semakin rumit akibat meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington, sementara prospek dimulainya kembali perundingan antara kedua pihak masih belum jelas.

Ekonomi Iran menghadapi tantangan berat, terutama inflasi tinggi dan pembatasan ketat di pasar valuta asing, sehingga menambah ketidakpastian terhadap masa depan ekonomi negara itu.

Sumber-sumber Barat menyebutkan bahwa kenaikan nilai tukar berdampak langsung pada biaya impor serta harga barang dan jasa pokok, yang menyebabkan daya beli rumah tangga semakin tergerus dan menjadikan nilai tukar mata uang sebagai indikator utama tekanan ekonomi yang dihadapi Iran.

Komentar (0)