Lompat ke konten
Senin, 3 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Al Awali Real Estate buka peluang investasi Inggris di pasar Saudi

Al Awali Real Estate mengumumkan partisipasinya dalam Saudi Real Estate Exhibition di London pada 2-4 Agustus 2026 untuk memperkenalkan peluang investasi properti di Arab Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Stan Al Awali Real Estate di pameran properti London

Poin Utama

AI

Al Awali Real Estate mengumumkan partisipasinya dalam Saudi Real Estate Exhibition di London, yang akan berlangsung di ibu kota Inggris pada 2-4 Agustus 2026.

Dalam pameran ini, Al Awali akan mempresentasikan pengalaman mereka di bidang pengembangan properti serta portofolio proyek yang dimiliki kepada para pengunjung, investor, dan pihak yang berminat pada peluang properti di Arab Saudi.

Pameran ini menjadi semakin penting seiring perkembangan regulasi kepemilikan properti oleh warga non-Saudi di Kerajaan, yang kini membuka peluang lebih luas bagi investor internasional untuk memasuki pasar sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat menarik modal baru dan meningkatkan pertumbuhan sektor properti di Arab Saudi.

CEO Al Awali Real Estate, Sulaiman bin Rumaih Al Rumaih, menyatakan bahwa pasar properti Saudi kini terbuka bagi investor internasional, didukung oleh perkembangan regulasi, besarnya peluang, dan beragamnya produk properti. Ia menambahkan, pengaturan kepemilikan properti oleh non-Saudi merupakan langkah penting yang memperluas basis peminat pasar dan memberikan kesempatan lebih besar bagi investor untuk mempelajari opsi yang tersedia dalam lingkungan regulasi yang jelas.

Al Rumaih menambahkan, "Partisipasi kami di London menempatkan kami langsung di hadapan investor Inggris dan internasional, serta memungkinkan kami menampilkan proyek dan peluang yang ada di Kerajaan."

Ia menjelaskan bahwa investor mencari pasar dengan potensi pertumbuhan, pengembang dengan rekam jejak jelas, dan produk yang mampu memberikan nilai investasi. Pasar Saudi saat ini, menurutnya, memenuhi semua kriteria tersebut.

Al Rumaih juga mengatakan bahwa proyek-proyek besar serta pertumbuhan kota dan sektor baru di Kerajaan menciptakan permintaan beragam untuk produk hunian, komersial, perkantoran, dan perhotelan. Hal ini mendorong para pengembang untuk menghadirkan proyek yang sesuai dengan kebutuhan berbagai segmen investor dan pembeli.

Ia menegaskan, Visi Saudi 2030 telah membawa perubahan signifikan pada ukuran pasar dan karakteristik peluang yang tersedia, di mana sektor properti kini semakin terkait dengan pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan perkembangan kota. Ia memperkirakan minat investor internasional terhadap pasar Saudi akan terus meningkat seiring kemajuan regulasi dan peluncuran lebih banyak proyek serta peluang baru.

Riyadh menjadi salah satu pasar utama dalam portofolio Al Awali, dengan enam proyek di ibu kota yang mencakup lebih dari 1.339 unit dan luas lebih dari 287 ribu meter persegi. Penjualan proyek off-plan di Riyadh telah melampaui 1 miliar riyal Saudi selama 2024 dan 2025.

Selama lebih dari 15 tahun sejak berdiri pada 2011, Al Awali Real Estate telah membangun portofolio beragam proyek di berbagai wilayah Kerajaan.

Jumlah proyek yang telah ditandatangani perusahaan ini melebihi 80 proyek, dengan lebih dari 15 ribu produk properti yang telah dikembangkan, dan nilai total proyek melampaui 16 miliar riyal Saudi, tersebar di lebih dari tujuh kota di Arab Saudi.

Portofolio mereka mencakup proyek hunian, komersial, perkantoran, hotel, dan multi-fungsi, termasuk proyek kerja sama dengan sejumlah pihak utama di sektor ini, seperti National Housing Company (NHC). Hal ini mencerminkan pengalaman Al Awali dalam mengembangkan kawasan hunian, menara, pusat bisnis, serta proyek hotel dan komersial.

Proyek Al Awali juga meliputi "Al Awali Hills", "Rabwah Al Awali", dan "Al Awali Rise Mekkah" di Mekkah, serta proyek "Akam Mekkah Hills" yang bekerja sama dengan National Housing Company (NHC), dan proyek-proyek di Thaif, Buraidah, dan Jazan.

Saudi Real Estate Exhibition di London menargetkan investor Inggris dan memperkenalkan produk properti Saudi. Dua pertiga area pameran didedikasikan untuk zona Saudi, dengan hanya lima pengembang Saudi yang berpartisipasi dalam program ini, masing-masing mendapat stan seluas 50 meter persegi.

Komentar (0)