Lompat ke konten
Senin, 5 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Euro Merosot ke Level Terendah dalam 17 Bulan akibat Kekhawatiran Finansial di Prancis

Nilai euro anjlok ke posisi terendah sejak Mei 2025 akibat kekhawatiran finansial di Prancis dan aksi jual besar di pasar obligasi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi euro dan grafik penurunan nilai tukar

Poin Utama

AI

Nilai euro turun tajam pada Senin ke posisi terendah dalam 17 bulan, setelah kekhawatiran finansial di Prancis memicu aksi jual besar di pasar obligasi, sehingga meningkatkan risiko penularan keuangan ke kawasan euro lainnya.

Pada perdagangan Asia, euro tercatat di posisi 1,1161 dolar AS, terendah sejak Mei 2025, setelah mengalami penurunan selama empat pekan berturut-turut. Penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya utang Prancis dan kekhawatiran kebuntuan politik menjelang pemilu tahun depan.

Dampak terhadap Mata Uang dan Pasar Global

Pada perdagangan terbaru, euro melemah 0,67% menjadi 1,1178 dolar AS, serta turun 0,4% terhadap franc Swiss dan 0,34% terhadap pound sterling.

Kontrak berjangka obligasi Prancis turun 0,13%, tetap mendekati level terendah dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun tercatat 5,262%, dengan pasar mulai stabil setelah gejolak yang sempat mendorongnya ke level tertinggi dalam 24 tahun pada pekan lalu.

Sementara itu, pound sterling turun 0,24% ke 1,32064 dolar AS, dan yen Jepang berada di level 157,92 terhadap dolar AS. Indeks dolar, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap enam mata uang utama, naik 0,47% ke posisi 102,37 poin.

Komentar (0)