Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Dua Bulan, Investor Tunggu Data Inflasi
Harga emas naik untuk sesi ketiga berturut-turut dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan, sementara investor menanti data inflasi AS.
Poin Utama
AIHarga emas naik untuk sesi ketiga berturut-turut, mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan, di tengah penantian investor terhadap data inflasi guna mencari petunjuk arah suku bunga Amerika Serikat.
Emas di pasar spot naik satu persen menjadi 4.432,74 dolar AS per ons, mencatat level tertinggi sejak 5 Juni. Kontrak berjangka emas AS juga naik 1,7 persen ke posisi 4.492,60 dolar AS.
Menurut kantor berita Reuters, analis pasar IG Tony Sycamore mengatakan kenaikan ini "sebagian didorong oleh kekhawatiran melewatkan peluang bagi mereka yang tertinggal saat harga turun ke level 4.000 dolar, beberapa aksi covering posisi pendek, serta kembalinya arus investasi ke aset safe haven." Ia menambahkan, "Dalam jangka menengah, kami memperkirakan harga akan menembus level ini dan membuka jalan menuju penguatan lebih lanjut menuju level 5.000 dolar."
Laporan indeks harga konsumen AS yang dijadwalkan rilis besok Rabu dan data harga produsen pada Kamis diperkirakan akan memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter, setelah data ketenagakerjaan AS yang lemah untuk Juli pekan lalu menurunkan proyeksi pasar atas kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak di pasar spot naik 0,9 persen menjadi 66,30 dolar AS per ons, platinum naik 0,7 persen ke 1.765,26 dolar AS, dan paladium menguat 0,8 persen ke 1.394 dolar AS.
