Lompat ke konten
Selasa, 28 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam Sebulan di Tengah Spekulasi Kenaikan Suku Bunga

Nilai tukar dolar AS naik ke posisi tertinggi dalam sebulan pada Selasa, didorong spekulasi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed meski peluangnya kecil.

AJEL Indonesia52 mnt lalu · 2 mnt baca
Ilustrasi uang dolar AS dan grafik keuangan

Poin Utama

AI

Nilai tukar dolar AS naik ke level tertinggi dalam sebulan pada Selasa, seiring para pelaku pasar menilai peluang kecil namun tetap ada bagi kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve berikutnya, meski harga minyak turun dan meredakan sebagian kekhawatiran inflasi.

Indeks dolar, yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap sekeranjang mata uang utama termasuk yen dan euro, naik 0,03 persen menjadi 101,55, sementara euro turun 0,01 persen ke posisi 1,1366 dolar AS.

Terhadap yen, dolar menguat 0,05 persen ke 163,82, sedangkan poundsterling Inggris melemah 0,02 persen ke 1,3284 dolar AS.

Meski penghentian serangan AS ke Iran menyebabkan harga minyak turun dan sedikit meredakan kekhawatiran inflasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS hanya turun tipis dibandingkan pergerakan di pasar lain pada perdagangan malam sebelumnya.

Chris Weston, Kepala Riset di Pepperstone, mengatakan, "Minimnya aksi beli signifikan di tenor jangka pendek pada kurva imbal hasil obligasi AS turut menjaga dukungan kuat bagi dolar AS."

Federal Reserve akan menggelar rapat kebijakan moneter selama dua hari yang berakhir pada Rabu. Semakin banyak perusahaan sekuritas besar menilai ada peluang nyata The Fed menaikkan suku bunga pekan ini, mengingat lonjakan harga minyak bulan ini dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Alat FedWatch milik CME Group menunjukkan peluang 36,3 persen The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin saat mengumumkan keputusan kebijakan, naik dari 16 persen sepekan sebelumnya.

Pasar juga memperhitungkan kemungkinan 81 persen kenaikan suku bunga pada rapat bank sentral AS bulan September.

Bank of England dan Bank of Japan secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan mereka masing-masing pada Kamis dan Jumat, sambil tetap berhati-hati terhadap inflasi.

Dari mata uang utama lainnya, dolar Australia turun 0,11 persen terhadap dolar AS menjadi 0,6981 dolar, sementara dolar Selandia Baru melemah 0,12 persen ke 0,5766 dolar AS.

Untuk mata uang kripto, harga Bitcoin turun 1,88 persen ke 63.694,59 dolar AS. Harga Ether juga turun 2,83 persen ke 1.890,30 dolar AS.

Komentar (0)