Lompat ke konten
Minggu, 18 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Pakar: Pipa Minyak 'Timur-Barat' Bukti Keberhasilan Saudi Cari Alternatif Selat Hormuz

Ketua London School of Energy Economics menyebut pipa minyak 'Timur-Barat' membuktikan Arab Saudi sejak dini mencari jalur alternatif Selat Hormuz.

AJEL Indonesia30 mnt lalu · 1 mnt baca
Pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi

Poin Utama

AI

Ketua London School of Energy Economics, Dr. Yusuf Al-Shammari, mengatakan bahwa pipa minyak 'Timur-Barat' menjadi bukti Arab Saudi telah sejak awal mencari jalur alternatif pengganti Selat Hormuz.

Ia menambahkan kepada Al-Ikhbariya, jika tidak ada pipa 'Timur-Barat', harga minyak bisa mencapai 200 dolar AS. Ia menekankan bahwa kenaikan harga minyak berdampak global, sementara Arab Saudi memiliki ekonomi dan sumber pendapatan yang beragam.

Ia melanjutkan, strategi yang diambil Arab Saudi berfokus pada upaya membatasi dampak krisis energi. Pada 1980-an, ketika terjadi gejolak di pasar energi akibat perang Iran-Irak, Arab Saudi melihat adanya risiko di kawasan Selat Hormuz dan sejak dini mulai memikirkan jalur alternatif untuk kilang-kilang di sekitar Selat Hormuz.

Al-Shammari juga menyoroti pentingnya fasilitas penyimpanan yang dibangun Saudi Aramco di luar negeri, baik di Asia maupun Eropa, yang berperan dalam menstabilkan harga minyak. Karena itu, di tengah kekhawatiran akan gangguan pasokan global, Saudi Aramco selalu memberikan jaminan kepada konsumen di seluruh dunia.

Komentar (0)