Lompat ke konten
Kamis, 3 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Perusahaan Teknologi Global Perkuat Kehadiran di Arab Saudi untuk Dukung Lompatan AI dan Transformasi Digital

Investasi teknologi di Arab Saudi meningkat pesat seiring proyek pembangunan besar, membuka peluang luas bagi perusahaan teknologi dalam bidang AI, komputasi awan, dan infrastruktur digital.

AJEL Indonesia46 mnt lalu · 5 mnt baca
Perusahaan teknologi global di Arab Saudi

Poin Utama

AI

Investasi teknologi di Arab Saudi terus meningkat pesat seiring dengan pelaksanaan proyek pembangunan besar di negara tersebut. Hal ini membuka peluang luas bagi perusahaan teknologi untuk menawarkan keahlian dan solusi mereka di bidang kecerdasan buatan, komputasi awan, infrastruktur digital, pusat data, serta teknologi lingkungan kerja. Dalam momentum ini, perusahaan global dan regional memperkuat kehadiran lokal dan membangun kemitraan jangka panjang, memanfaatkan permintaan yang tumbuh atas solusi digital canggih dan peran pentingnya dalam mendukung target Visi Saudi 2030.

Keahlian Teknologi untuk Mendukung Proyek-Proyek Besar

Khaled Al-Manai, Wakil Ketua Komite Eksekutif di Al Manai Information Technology, anak perusahaan Al Manai Group QPSC, menegaskan bahwa geliat pembangunan di Arab Saudi dan proyek-proyek besar yang menyertainya membuka peluang luas bagi perusahaan teknologi yang memiliki keahlian khusus. Ia menyebutkan bahwa perusahaannya berupaya memanfaatkan pengalaman selama hampir 50 tahun di sektor teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan pasar Saudi dan berkontribusi pada transformasi digital di negara tersebut.

Al-Manai mengatakan, perusahaannya telah mengumpulkan pengalaman luas melalui kerja sama dengan instansi pemerintah, kementerian, pemerintah daerah, bank, dan sektor swasta, dan kini berupaya mentransfer keahlian tersebut ke Arab Saudi. Saat ini, Arab Saudi tengah bersiap menjalankan proyek-proyek pengembangan besar dalam sepuluh tahun ke depan yang membutuhkan teknologi canggih dan perusahaan dengan keahlian khusus di berbagai bidang.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Expo 2030 Riyadh dan Piala Dunia 2034 oleh Arab Saudi membuka lebih banyak peluang bagi perusahaan teknologi. Al Manai sendiri bergerak di berbagai bidang, termasuk jaringan, perangkat lunak, dan solusi teknologi khusus.

Ia menjelaskan, keterlibatan perusahaan dalam proyek-proyek terkait Piala Dunia Qatar 2022, termasuk infrastruktur stadion dan keamanan siber, telah membangun keahlian yang kini ingin dimanfaatkan dan diterapkan di pasar Saudi.

Lebih lanjut, Al Manai Group telah hadir selama sekitar 75 tahun di Qatar, sementara aktivitas di sektor teknologi informasi telah berjalan hampir lima dekade. Ia menambahkan, perusahaan mulai memasuki pasar Saudi sekitar setahun lalu dan terus memperluas bisnis serta memanfaatkan peluang yang ada.

Solusi Cloud Terintegrasi untuk Sektor Vital

Sementara itu, Mohammad Saadah, Direktur Regional IFS di Arab Saudi, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital memerlukan integrasi berbagai elemen, mulai dari aplikasi khusus hingga infrastruktur cloud yang mendukungnya.

Ia menjelaskan, IFS menyediakan aplikasi perusahaan khusus untuk sektor padat aset, sementara kolaborasi dengan Microsoft memungkinkan pemanfaatan infrastruktur cloud mereka. Hal ini memungkinkan pelanggan menggabungkan solusi perusahaan khusus dengan teknologi cloud canggih dalam satu ekosistem terintegrasi.

Saadah menggambarkan Arab Saudi sebagai pasar pertumbuhan utama bagi IFS, tidak hanya di kawasan, tetapi juga secara global. Ia menyoroti bahwa perubahan yang didorong oleh Visi Saudi 2030 mencakup sektor-sektor utama tempat perusahaan beroperasi, seperti infrastruktur, listrik, minyak, dan gas.

Ia menegaskan, perusahaan menargetkan membangun kehadiran permanen di Arab Saudi dan berkontribusi memperkuat ekosistem teknologi lokal agar mampu melayani pelanggan di pasar domestik. Ia juga menyebutkan partisipasi IFS dalam konferensi "Leap 2026" sebagai wujud komitmen terhadap pasar Saudi dan upaya mempererat hubungan dengan pelanggan, mitra, serta pengambil keputusan.

Kecerdasan Buatan Mengubah Lingkungan Kerja

Sementara itu, Murad Ali, Kepala Logitech untuk Bisnis di Timur Tengah dan Asia Tengah, mengatakan bahwa Arab Saudi merupakan pasar penting bagi perusahaannya di tengah besarnya investasi di bidang kecerdasan buatan dan transformasi digital.

Ia menjelaskan, Logitech telah memiliki kehadiran kuat di pasar Saudi dengan jaringan mitra lokal, dan berupaya berperan aktif mendukung Visi Saudi 2030 melalui kerja sama dengan lembaga pemerintah, bank, sektor kesehatan, pendidikan, dan lainnya.

Ia menambahkan, solusi perusahaan tidak terbatas pada satu sektor saja, melainkan melayani berbagai sektor dengan solusi khusus untuk pendidikan, layanan keuangan, kesehatan, dan instansi pemerintah.

Ali menyoroti bahwa kecerdasan buatan kini menjadi salah satu tren utama yang mengubah lingkungan kerja, dan lembaga-lembaga semakin fokus pada cara mengadopsi serta mengintegrasikannya secara aman dan lancar dengan sistem yang sudah ada. Logitech berupaya memudahkan adopsi ini melalui solusi yang mendukung integrasi, keamanan, dan kemudahan penggunaan.

Ia menegaskan, maraknya pola kerja hibrida dan jarak jauh juga meningkatkan kebutuhan akan teknologi kolaborasi yang lebih fleksibel. Logitech menyediakan solusi untuk individu dan ruang rapat guna membuat pertemuan lebih mudah, produktif, dan hemat biaya tanpa memerlukan keahlian teknis yang rumit.

Kemitraan Lokal untuk Dukung Ekspansi Pusat Data

Di sektor pusat data, Khalid Al-Jamid, Direktur Jenderal Submer untuk Timur Tengah, Afrika, dan Turki, menegaskan bahwa kemitraan lokal merupakan elemen kunci dalam strategi pertumbuhan perusahaan di Arab Saudi dan kawasan.

Ia menjelaskan, kolaborasi Submer dengan ACES menggabungkan keahlian global Submer di bidang infrastruktur pusat data dengan pengalaman lokal ACES di bidang konstruksi, integrasi sistem TI, dan layanan teknis. Sinergi ini membantu mengubah keahlian dan solusi canggih menjadi proyek nyata di lapangan.

Al-Jamid menambahkan, Arab Saudi menjadi lokasi kantor regional Submer untuk Timur Tengah, Turki, dan Afrika, serta pusat layanan teknik dan konsultasi mereka. Rencana ekspansi ke depan mencakup pasar Uni Emirat Arab dan Afrika Utara.

Ia menegaskan, mitra lokal merupakan bagian penting dari model bisnis Submer, baik dalam konstruksi, kelistrikan, maupun layanan teknis, terutama dengan percepatan investasi di bidang kecerdasan buatan dan pusat data.

Ia menambahkan, ketersediaan lahan, sumber energi terbarukan, serta regulasi dan kemudahan pemerintah, semakin meningkatkan daya tarik Arab Saudi untuk investasi pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan. Submer berupaya mentransfer keahlian Eropa di bidang pusat data berkelanjutan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pasar Saudi, guna membangun kompetensi yang dapat dikembangkan dan diperluas ke pasar lain di kawasan.

Komentar (0)