Lompat ke konten
Jumat, 21 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Harga Emas Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Bulan, Satu Ons Capai 4.587,23 Dolar

Harga emas dunia hari ini menuju kenaikan tiga pekan berturut-turut, didorong pelemahan dolar dan langkah mendadak Departemen Keuangan AS membeli kembali obligasi pemerintah.

AJEL Indonesia4 jam lalu · 1 mnt baca
Emas batangan dan koin di atas meja

Poin Utama

AI

Harga emas dunia hari ini bergerak menuju kenaikan untuk pekan ketiga berturut-turut, setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Kenaikan ini didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat dan langkah mendadak Departemen Keuangan AS untuk membeli kembali obligasi pemerintah.

Emas di pasar spot naik 1,5 persen menjadi 4.587,23 dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 15 Mei di 4.601,29 dolar pada awal sesi. Kontrak berjangka emas AS juga naik 1,6 persen ke posisi 4.645 dolar.

Menurut laporan Reuters, analis Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, kenaikan harga emas setelah sempat turun pada Kamis dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor panjang usai wawancara dengan Menteri Keuangan AS Scott Besant belum meredakan kekhawatiran investor terkait meningkatnya utang Amerika dan keberlanjutan kondisi fiskal negara tersebut.

Ia menambahkan, menurut Reuters, kekhawatiran investor terhadap besarnya utang AS dan penurunan nilai dolar menjadi pendorong utama pasar, selain juga adanya dorongan teknikal baru.

Kenaikan harga belakangan ini membuat pembeli ritel di India menahan diri, sementara permintaan di Tiongkok, konsumen logam mulia terbesar dunia, tetap stabil.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak di pasar spot naik dua persen menjadi 69,48 dolar per ons. Harga platinum naik 2,5 persen ke level 1.873,58 dolar, dan paladium menguat 1,2 persen menjadi 1.349,58 dolar.

Komentar (0)