Harga Emas Turun ke Level Terendah dalam Lebih dari 3 Pekan, Satu Ons Capai 4.304 Dolar
Harga emas jatuh ke posisi terendah dalam lebih dari tiga pekan pada Rabu, dipicu ketegangan di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi.
Poin Utama
AIHarga emas turun ke posisi terendah dalam lebih dari tiga pekan pada Rabu, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dan memicu kekhawatiran inflasi serta kenaikan suku bunga, sementara investor menanti data ketenagakerjaan Amerika Serikat.
Emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi 4.304,01 dolar AS per ons, level terendah sejak 7 Agustus. Logam mulia ini menuju penurunan untuk sesi keempat berturut-turut, sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember turun satu persen ke 4.350,80 dolar AS per ons.
Menurut kantor berita Reuters, CEO dan Manajer Aset DHF Capital SA, Bas Kooijman, mengatakan kenaikan harga minyak akibat ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran meningkatkan kekhawatiran inflasi. Ia menambahkan, kenaikan harga minyak mentah dapat memperketat ekspektasi kebijakan moneter dan mendorong imbal hasil naik, sehingga membatasi peluang pemulihan harga emas.
Alat FedWatch milik CME Group menunjukkan para pelaku pasar kini memperkirakan kemungkinan 67 persen kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve bulan ini.
Untuk logam mulia lainnya, perak di pasar spot turun satu persen menjadi 63,60 dolar AS per ons, platinum turun satu persen ke 1.722,23 dolar AS, dan paladium melemah 1,4 persen ke 1.292,21 dolar AS.
