Lompat ke konten
Selasa, 15 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Nilai Perdagangan Arab Saudi dan Mesir Lampaui USD 82 Miliar dalam Lima Tahun

Nilai perdagangan antara Arab Saudi dan Mesir mencapai lebih dari USD 82 miliar selama 2021–2025, dengan pertumbuhan tahunan dan ragam komoditas yang meningkat.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Bendera Arab Saudi dan Mesir berdampingan

Poin Utama

AI

Nilai perdagangan antara Arab Saudi dan Mesir tercatat mencapai sekitar USD 82,2 miliar selama periode 2021 hingga 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 5,66%. Angka ini menegaskan kuatnya hubungan dagang kedua negara dan keberagaman komoditas yang diperdagangkan.

Data dari Otoritas Umum Statistik menunjukkan bahwa nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai sekitar USD 18,1 miliar, naik 11% dibandingkan tahun 2024. Arab Saudi menjadi mitra dagang terbesar ketiga bagi Mesir secara global, mencerminkan pentingnya hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak.

Keberagaman Komoditas dan Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Produk plastik dan turunannya serta produk kimia organik menjadi komoditas utama ekspor Arab Saudi ke Mesir. Sementara itu, produk utama Mesir yang diimpor Arab Saudi meliputi bahan bakar mineral, minyak dan lilin, serta tembaga dan turunannya.

Kantor Perdagangan Arab Saudi di Mesir turut memperkuat hubungan dagang dengan mendukung akses ekspor Saudi ke pasar Mesir dan menarik investasi Mesir ke Arab Saudi.

Inisiatif Bersama untuk Pengembangan Hubungan Ekonomi

Pada Oktober lalu, Komite Bersama Saudi-Mesir mencatat pencapaian penting dengan mengesahkan 38 inisiatif yang menghasilkan penandatanganan 4 nota kesepahaman dan pelaksanaan program kerja sama bersama. Komite juga memantau pelaksanaan inisiatif dan rekomendasi, mengidentifikasi hambatan, serta mengajukan solusi untuk memperkuat dan mengembangkan hubungan ekonomi kedua negara.

Otoritas Umum Perdagangan Luar Negeri Arab Saudi terus mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi dengan mitra internasional dan pasar sasaran, melalui dukungan teknis kepada sektor swasta dan optimalisasi manfaat dari perjanjian dagang. Otoritas ini juga berupaya memperkuat posisi perdagangan internasional Arab Saudi dan melindungi kepentingan nasional dalam perdagangan luar negeri guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar (0)