Lompat ke konten
Senin, 10 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Harga Emas Turun dari Level Tertinggi dalam Tujuh Pekan Jelang Data Inflasi AS

Harga emas turun 0,5% karena aksi ambil untung dan investor menanti data inflasi Amerika Serikat yang dapat memengaruhi arah suku bunga.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Emas batangan dan koin di atas meja

Poin Utama

AI

Harga emas pada Senin turun 0,5% menjadi 4.322,28 dolar AS per ons, melemah dari level tertinggi tujuh pekan yang dicapai pada sesi sebelumnya, seiring aksi ambil untung dan investor menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat pekan ini.

Analis pasar di KCM Trade, Tim Waterer, menjelaskan penurunan ini merupakan stabilisasi alami setelah kenaikan tajam emas pekan lalu, dan memperkirakan harga tetap bertahan di atas 4.300 dolar AS per ons dalam waktu dekat.

Pasar menantikan rilis Indeks Harga Konsumen pada Rabu dan Indeks Harga Produsen pada Kamis, dengan ekspektasi bahwa hasil data ini akan memengaruhi arah suku bunga Amerika Serikat.

Di sisi lain, ekspektasi penurunan suku bunga di Amerika Serikat menguat setelah data menunjukkan ekonomi AS kehilangan pekerjaan secara tak terduga pada Juli, sehingga meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Harga Logam Mulia Lain Turun

Dalam perdagangan hari ini, harga perak turun 0,2% menjadi 63,45 dolar AS per ons, platinum melemah 0,1% ke posisi 1.742,50 dolar AS, sementara paladium turun 1,1% menjadi 1.362,97 dolar AS per ons.

Komentar (0)