Dua Perusahaan Saudi Jalin Aliansi untuk Solusi Pendinginan Geotermal Bangunan
TAQA Geothermal dan Strataphy sepakat mengembangkan solusi pendinginan berbasis energi panas bumi untuk mengurangi konsumsi listrik di Arab Saudi.
Poin Utama
AITAQA Geothermal, perusahaan energi panas bumi asal Arab Saudi, pada Senin mengumumkan kerja sama strategis dengan Strataphy, perusahaan teknologi asal Saudi, untuk mengembangkan solusi pendinginan berbasis energi panas bumi dan panas dari dalam bumi di Kerajaan Arab Saudi.
Aliansi ini memadukan keahlian TAQA Geothermal dalam pelaksanaan proyek dengan teknologi pendinginan geotermal PrimeLoop milik Strataphy, sebagaimana dilaporkan oleh situs berita energi terbarukan Renewables Now.
Menurunkan Permintaan Listrik
TAQA Geothermal — perusahaan patungan yang didirikan pada 2023 oleh TAQA Saudi (perusahaan manufaktur dan layanan energi) dan Reykjavik Geothermal dari Islandia — menjelaskan bahwa pengurangan permintaan listrik akibat pendinginan menjadi faktor penting untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi beban infrastruktur di Arab Saudi, mengingat pendinginan menyumbang hampir separuh konsumsi listrik nasional.
CEO TAQA Geothermal, Mishari Al-Ayed, mengatakan, "Kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat solusi pendinginan geotermal di Arab Saudi."
PrimeLoop: Dari Lokasi Tunggal ke Skala Kawasan
CEO Strataphy, Dr. Ammar Alali, menyatakan bahwa teknologi PrimeLoop dirancang "khusus untuk tujuan ini: penerapan komersial yang dapat mengurangi konsumsi listrik untuk pendinginan lebih dari separuh, tanpa menggunakan air, dan tetap andal di kondisi iklim Saudi."
Alali menambahkan, dukungan dari TAQA Geothermal memungkinkan perusahaannya memperluas penerapan teknologi ini dari lokasi tunggal ke skala kawasan (district scale) di seluruh Arab Saudi.
Sebagai informasi, Strataphy adalah perusahaan rintisan asal Saudi yang berbasis di Khobar dan pada November 2025 menutup putaran pendanaan awal senilai 6 juta dolar AS yang dipimpin oleh Outliers dan Shorooq. Beberapa klien dan mitranya antara lain NEOM, King Abdullah Economic City, dan Tabreed Saudi.
