Lompat ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Biaya Hidup Jadi Kekhawatiran Utama Dunia Lima Tahun Berturut-turut

Survei global Inisiatif Masa Depan Investasi menempatkan biaya hidup sebagai kekhawatiran utama dunia selama lima tahun, memengaruhi keputusan keluarga dan masa depan.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Ilustrasi survei global biaya hidup

Poin Utama

AI

Biaya hidup kembali menjadi kekhawatiran utama peserta survei global untuk tahun kelima berturut-turut, menurut hasil edisi kelima Indeks Prioritas Inisiatif Masa Depan Investasi (FII PRIORITY Compass) yang dirilis oleh Lembaga Inisiatif Masa Depan Investasi.

Survei yang dilakukan bekerja sama dengan Ipsos dan melibatkan 61.200 orang dewasa di 32 negara ini menemukan bahwa 56% responden menganggap biaya hidup sebagai masalah nasional terbesar, diikuti isu kemiskinan dan ketimpangan sebesar 38%, serta pengangguran 36%. Temuan ini mencerminkan tekanan ekonomi yang terus memengaruhi pilihan sehari-hari dan harapan keluarga.

Hasil survei juga menunjukkan 57% responden menilai biaya hidup dan utang menjadi hambatan untuk memiliki jumlah anak yang diinginkan.

Kepala Eksekutif Lembaga Inisiatif Masa Depan Investasi, Putri Maha binti Mishari bin Abdulaziz Al Saud, mengatakan:

"Indeks ini mengungkap kekhawatiran bersama dan kebutuhan yang belum terpenuhi, dengan biaya hidup tetap menjadi prioritas global selama lima tahun. Indeks ini penting sebagai acuan utama bagi investor dan pembuat kebijakan untuk mengarahkan kebijakan dan modal ke peluang yang memberikan hasil serta meningkatkan kehidupan masyarakat."

Perbedaan Pandangan terhadap Masa Depan

Survei juga mengungkap perbedaan optimisme antara negara-negara selatan dan utara dunia; 47% responden di negara-negara selatan menilai dunia bergerak ke arah yang benar, dibanding hanya 15% di negara-negara utara.

Kecerdasan Buatan dan Kepercayaan pada Media

Hasil survei menunjukkan penerimaan manfaat kecerdasan buatan disertai tuntutan regulasi luas; 60% menyatakan AI telah meningkatkan kehidupan mereka, sementara 85% meminta adanya regulasi global. Sebanyak 61% merasa nyaman menyerahkan pekerjaan rumah tangga kepada robot, namun hanya 53% yang setuju jika robot merawat lansia.

Dalam perlindungan anak di ranah digital, 51% mendukung syarat persetujuan orang tua yang terverifikasi bagi anak di bawah 16 tahun untuk menggunakan media sosial, dan 40% mendukung pelarangan akun anak-anak.

Di bidang media, mayoritas responden masih mempercayai media tradisional untuk informasi akurat, meski 75% menilai media tersebut berpihak secara politik.

Tentang Survei dan Lembaga

Survei dilakukan secara daring antara 24 April hingga 5 Juni, melibatkan orang dewasa berusia 18 tahun ke atas di negara-negara yang mencakup 66% populasi dunia. Lembaga Inisiatif Masa Depan Investasi adalah organisasi global nirlaba yang berfokus pada dampak positif bagi kemanusiaan, dan agenda kerjanya didasarkan pada hasil indeks ini.

Ilustrasi survei global biaya hidup

Komentar (0)