Bandara Jeddah Mulai Operasikan Secara Bertahap Terminal 4
Perusahaan Bandara Jeddah mengumumkan dimulainya pengoperasian bertahap Terminal 4 di Bandara Internasional King Abdulaziz mulai Minggu, 27 September 2026.
Poin Utama
AIPerusahaan Bandara Jeddah mengumumkan dimulainya pengoperasian bertahap Terminal 4 di Bandara Internasional King Abdulaziz mulai Minggu, 27 September 2026, bertepatan dengan 16 Rabiulakhir 1448 H, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mengembangkan dan meningkatkan efisiensi fasilitas bandara serta mengakomodasi pertumbuhan lalu lintas perjalanan yang terus meningkat.
Perusahaan menjelaskan bahwa pada Minggu besok, tiga maskapai penerbangan internasional akan mulai memindahkan operasinya ke Terminal 4, yaitu Wizz Air, AJet, dan SalamAir. Pemindahan maskapai lain akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana transisi terminal.
Bandara Jeddah menjelaskan bahwa rencana pengoperasian kembali ini bertujuan untuk memindahkan seluruh maskapai asing yang saat ini beroperasi di Terminal Utara, serta sebagian maskapai asing yang beroperasi di Terminal 1 dan Kompleks Terminal Haji dan Umrah sesuai kebutuhan operasional. Langkah ini akan membantu redistribusi operasional di antara fasilitas bandara, meningkatkan kapasitas, serta mempermudah proses perjalanan dan pergerakan penumpang, setelah kesiapan penuh Terminal 4 beserta fasilitas, sistem operasional, teknologi, dan layanannya.
Bandara Jeddah menegaskan bahwa pengoperasian bertahap akan berlanjut sepanjang pekan depan. Pada Senin, 28 September, penerbangan Fly Jinnah akan dipindahkan dari Kompleks Terminal Haji dan Umrah (B3), dan penerbangan Nesma Airlines dari Terminal Utara. Pada Selasa, 29 September, penerbangan Akasa Air akan dipindahkan dari Kompleks Terminal Haji dan Umrah (B3) ke Terminal 4.
Pada Kamis, 1 Oktober, sesuai rencana operasional, penerbangan SyrianAir dan Pegasus akan dipindahkan dari Terminal Utara ke Terminal 4. Sementara pada Sabtu, 3 Oktober, penerbangan Azerbaijan Airlines dan Tunisair juga akan dipindahkan dari Terminal Utara, dan proses pemindahan akan terus berlangsung secara bertahap sesuai rencana operasional yang telah ditetapkan.
Terminal ini memiliki luas total 97 ribu meter persegi, dengan kapasitas hingga 15 juta penumpang per tahun. Terminal dilengkapi sistem operasional canggih dan fasilitas modern, termasuk area khusus untuk proses check-in kelompok haji dan umrah, yang akan meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas bandara. Pada tahun 2025, bandara ini mencatat rekor tertinggi dengan melayani 53,4 juta penumpang.
Pengoperasian Terminal 4 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perusahaan Bandara Jeddah dalam mengembangkan infrastruktur Bandara Internasional King Abdulaziz dan meningkatkan kesiapan serta efisiensi operasionalnya. Langkah ini juga mendukung target Program Penerbangan yang merupakan bagian dari Strategi Nasional Transportasi dan Layanan Logistik serta Visi Saudi 2030, yang menargetkan pelayanan lebih dari 90 juta penumpang per tahun melalui bandara ini pada 2030.
Bandara Jeddah mengimbau para penumpang untuk memastikan terminal keberangkatan sebelum menuju bandara, baik melalui platform resmi maskapai, situs web, maupun akun resmi Bandara Internasional King Abdulaziz di media sosial.
