Lompat ke konten
Rabu, 7 Oktober 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Bank Islam Dunia luncurkan strategi kemitraan baru dengan Indonesia senilai US$2,56 miliar

Bank Islam Dunia dan Indonesia meluncurkan strategi kemitraan baru periode 2026-2030 dengan pendanaan sekitar US$2,56 miliar.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Bank Islam Dunia dan Indonesia jalin kemitraan baru

Poin Utama

AI

Kepala Grup Bank Islam Dunia, Dr. Mohammed Al-Jasser, hari ini memulai kunjungan resmi ke Indonesia yang akan berlangsung hingga 10 Oktober 2026. Dalam kunjungan ini, ia dijadwalkan bertemu Menteri Keuangan Indonesia sekaligus Gubernur Bank Islam Dunia, Prof. Suahasil Nazara, serta sejumlah menteri dan pejabat tinggi lainnya.

Kunjungan ini menandai peluncuran "Strategi Kemitraan Negara Grup Bank Islam Dunia dengan Indonesia untuk periode 2026–2030", dengan portofolio pendanaan diperkirakan mencapai sekitar US$2,56 miliar. Strategi ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur, konektivitas dan ketahanan, pengembangan industri, kesehatan, pendidikan, serta pengembangan keterampilan.

Fokus pembahasan dan prioritas kerja sama

Pembahasan meliputi tindak lanjut pelaksanaan proyek-proyek yang didanai bank, serta persiapan inisiatif masa depan di bidang kesehatan, konektivitas strategis, ketahanan pangan, dan sektor lain yang mendukung prioritas Indonesia.

Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di tingkat grup dalam pembiayaan syariah, pembiayaan perdagangan, pengembangan sektor swasta, dan pertukaran pengetahuan.

Kemitraan lebih dari lima dekade

Sebagai informasi, kemitraan antara Indonesia dan Grup Bank Islam Dunia telah berlangsung lebih dari lima puluh tahun, dengan total persetujuan pendanaan mencapai sekitar US$7,2 miliar yang mencakup hampir 350 proyek.

Komentar (0)