Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Ekspor Minyak Arab Saudi Naik 19,5 Persen, Tanda Kekuatan Ekonomi

Ketua Diwan Al-A'mal Al-Asasiyah untuk Konsultasi Ekonomi, Omar Bahliwah, menilai kenaikan ekspor minyak Arab Saudi sebesar 19,5% menjadi 70,9 miliar riyal pada Mei mencerminkan kekuatan ekonomi negara itu.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Kilang minyak Arab Saudi dan kapal tanker

Poin Utama

AI

Ketua Diwan Al-A'mal Al-Asasiyah untuk Konsultasi Ekonomi, Omar Bahliwah, mengapresiasi kenaikan ekspor minyak Arab Saudi sebesar 19,5 persen menjadi 70,9 miliar riyal Saudi pada bulan Mei.

Dalam wawancara dengan saluran Al-Ikhbariya, Bahliwah menyatakan bahwa kenaikan ekspor minyak mencerminkan kekuatan ekonomi Arab Saudi dan kemampuannya menyerap guncangan geopolitik dan logistik. Ia menambahkan, meski ada tantangan terkait pelayaran di Bab el-Mandeb dan Selat Hormuz, ekonomi Arab Saudi tetap tumbuh seiring berlanjutnya belanja dan proyek pembangunan. Lonjakan ekspor ini juga memiliki makna politik dan ekonomi yang berkaitan dengan dampak perang Iran-Amerika Serikat.

Ia melanjutkan, Arab Saudi telah membuka pelabuhan dan perbatasannya bagi lima negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk serta Yordania, sehingga memperlancar arus perdagangan antarnegara tersebut baik melalui pelabuhan laut, darat, maupun udara Arab Saudi. Selain itu, jalur pipa minyak Timur-Barat terus mengalirkan minyak secara efisien ke pelabuhan di Laut Merah, mendukung kelangsungan ekspor minyak. Ada pula rencana untuk meningkatkan kapasitas jalur pipa Timur-Barat hingga sekitar 10 juta barel per hari.

Ia menambahkan, sebagian impor negara-negara Teluk juga melalui Arab Saudi, yang mencerminkan kebijakan bijak negara itu dan kekuatan infrastruktur yang dimiliki. Selain itu, pembukaan fasilitas penyimpanan besar di Pelabuhan Jeddah Islam di Laut Merah turut membantu meningkatkan volume impor dan ekspor.


Komentar (0)