Investasi Bank Saudi Tembus 1 Triliun Riyal untuk Pertama Kalinya pada Kuartal II 2026
Investasi 10 bank Saudi yang tercatat di Bursa Saudi melampaui 1 triliun riyal pada akhir kuartal II 2026, didorong pertumbuhan pendapatan bersih dari komisi khusus.
Poin Utama
AIInvestasi bank-bank Saudi yang tercatat di Bursa Saudi mencatat kenaikan signifikan, untuk pertama kalinya melampaui angka 1 triliun riyal Saudi pada akhir kuartal kedua 2026. Peningkatan ini didorong pertumbuhan investasi di sebagian besar bank, terutama Bank Nasional Saudi, Bank Riyadh, Saudi Fransi, dan Arab National.
Menurut data yang dihimpun oleh Al Arabiya Business berdasarkan pengungkapan bank di situs Bursa Saudi, total investasi 10 bank yang terdaftar naik 4,9% menjadi 1,005 triliun riyal Saudi pada akhir kuartal kedua 2026, dibandingkan 958,51 miliar riyal pada periode yang sama tahun 2025.
Rincian Investasi Bank
Bank Nasional Saudi menempati posisi teratas dengan pangsa 32,05% dari total investasi, yakni sebesar 322,22 miliar riyal, naik 2,14% secara tahunan. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Bank Al Rajhi dan Saudi First Bank, meski investasi mereka turun menjadi masing-masing 174,99 miliar riyal dan 99,82 miliar riyal.
Bank Riyadh mencatat pertumbuhan investasi tertinggi di antara bank-bank lain, yakni 26,5% menjadi 92,47 miliar riyal. Investasi Saudi Fransi naik 17,34% menjadi 74,21 miliar riyal, Arab National naik 17,74% menjadi 64,7 miliar riyal, dan Alinma naik 9,6% menjadi 56,62 miliar riyal. Saudi Investment tumbuh 8,9% menjadi 47,33 miliar riyal, diikuti Bank Jazira naik 8,96% menjadi 40,96 miliar riyal, dan Bank Bilad naik 12,1% menjadi 32,11 miliar riyal.
Secara kuartalan, investasi bank-bank yang terdaftar naik 1,35% dibandingkan kuartal pertama 2026 yang mencapai 992,05 miliar riyal.
Pendapatan Bersih Komisi Khusus dan Laba
Data juga menunjukkan pendapatan bersih komisi khusus dari investasi naik 16,2% pada kuartal kedua 2026 menjadi 4,28 miliar riyal, dibandingkan 3,68 miliar riyal pada periode yang sama tahun lalu.
Bank Al Rajhi mencatat pendapatan bersih komisi khusus tertinggi dari investasi, yakni 1,02 miliar riyal, tumbuh 3,46% secara tahunan, diikuti Bank Nasional Saudi sebesar 839 juta riyal, melonjak 139% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pendapatan bersih komisi khusus dari investasi bank-bank yang terdaftar naik 27,15% dibandingkan kuartal pertama 2026.
Selama semester pertama 2026, pendapatan bersih komisi khusus dari investasi mencapai 7,72 miliar riyal, tumbuh 3,69% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bank Al Rajhi memimpin dengan 1,94 miliar riyal, diikuti Bank Nasional Saudi 1,2 miliar riyal, dan Arab National 1,1 miliar riyal.
Investasi Pemerintah dan Laba Bersih
Investasi kumulatif bank komersial umum di Arab Saudi pada obligasi pemerintah dan semi-pemerintah mencapai 662,97 miliar riyal pada akhir Mei 2026, naik 6,43% secara tahunan.
Pertumbuhan investasi dan pendapatan bersih komisi khusus turut mendorong laba sektor perbankan, di mana laba bersih bank-bank yang terdaftar naik 8,2% pada kuartal kedua 2026 menjadi 24,87 miliar riyal—level kuartalan tertinggi sepanjang sejarah. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham pada semester pertama 2026 juga naik 7,9% menjadi 48,82 miliar riyal, lebih tinggi 3,57 miliar riyal dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
