Lompat ke konten
Minggu, 23 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

BaiSha Gaming Juara Dunia CrossFire Usai Kalahkan Team Liquid 3-0 di Paris

Tim BaiSha Gaming dari Tiongkok menjuarai CrossFire pada Piala Dunia Esports 2026 di Paris setelah menundukkan Team Liquid 3-0 di final.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
BaiSha Gaming juara CrossFire Piala Dunia Esports 2026

Poin Utama

AI

Tim BaiSha Gaming dari Tiongkok berhasil meraih gelar juara CrossFire dalam ajang Piala Dunia Esports 2026 yang digelar di Paris, Prancis, setelah menaklukkan Team Liquid dengan skor telak 3-0 di partai final. Raihan ini melengkapi koleksi trofi mereka dengan satu-satunya gelar yang sebelumnya belum pernah diraih.

Perjalanan menuju juara tidak mudah. BaiSha Gaming lolos ke turnamen sebagai unggulan pertama dari Tiongkok, namun sempat mengalami kekalahan di babak grup. Mereka kemudian bangkit dan melaju ke fase gugur, menyingkirkan juara bertahan AG.AL dengan skor 2-1, lalu mengalahkan KINGZERO-eSports 3-1 untuk memastikan tiket ke final.

Penebusan setelah musim yang mengecewakan

Gelar ini menjadi jawaban atas keraguan yang sempat menyelimuti tim, setelah sebelumnya BaiSha Gaming menjuarai CrossFire Stars dua tahun berturut-turut pada 2022 dan 2023, namun gagal di final Piala Dunia 2025 melawan AG.AL dan tampil kurang meyakinkan di CrossFire Stars 2025, sehingga banyak pihak menilai performa mereka mulai menurun.

N9 Lengkapi Legenda, Raih Pemain Terbaik

Kapten tim, Wang Hao alias "N9", menjadi sorotan utama. Sebelumnya ia pernah menyatakan bahwa gelar Piala Dunia adalah satu-satunya trofi yang belum ia miliki. N9 memulai karier kompetitifnya pada 2015 dan meraih gelar CrossFire Stars pertamanya di usia 17 tahun pada 2016, lalu menambah koleksi gelar pada 2017, 2022, dan 2023. Ia dikenal berkat akurasi tembakannya yang luar biasa, membuat banyak pihak menganggapnya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah gim ini.

Usai kemenangan, N9 mengatakan, "Saya sangat bahagia, karena kami bukan favorit utama dan berada di grup yang sangat berat. Kami menempuh jalan terberat selama tiga hari ini, tapi akhirnya kami sampai di sini dan meraih kemenangan terindah."

N9 juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Final (Sony MVP) dengan hadiah tambahan senilai 25 ribu dolar AS. Ia berkomentar, "Saya tidak akan bisa meraih penghargaan ini atau trofi juara tanpa bantuan rekan-rekan setim. Pada akhirnya ini adalah permainan tim, dan saya hanya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan," tambahnya, "Rekan-rekanlah yang saling mengangkat performa, saya hanya hadir untuk membimbing dan memimpin tim."

Peringkat Ketiga dan 210 Ribu Dolar

Pada perebutan tempat ketiga, KINGZERO-eSports mengalahkan Team Stallions 3-0 dan berhak atas hadiah sebesar 210 ribu dolar AS, menutup penampilan impresif dengan hanya kalah dari sang juara. Turnamen ini juga menjadi debut pemain Sun Beihi alias "ice" di babak gugur internasional.

Komentar (0)