Al Hilal Kecam Tuduhan Kontrak Klub di Channel Thamaneia, Minta Klarifikasi
Manajemen Al Hilal mengecam penyebaran informasi keliru di Channel Thamaneia dan menegaskan komitmen terhadap tata kelola serta dokumentasi pelanggaran.
Poin Utama
AIDewan Direksi Perusahaan Klub Al Hilal menyatakan kecaman atas pernyataan yang disampaikan dalam salah satu program Channel Thamaneia pada Senin kemarin, di mana salah satu tamu menuding secara tidak bertanggung jawab dan menyampaikan informasi keliru terkait kontrak klub. Dewan menilai pernyataan tersebut tidak akurat dan tidak profesional, serta melampaui batas kritik olahraga dengan melontarkan tuduhan tanpa bukti atau data pendukung.
Dewan Direksi menegaskan bahwa klub sebelumnya telah mengumumkan secara transparan sumber kontrak melalui kanal resmi mereka. Dewan juga menyayangkan sikap pembawa acara yang membiarkan tuduhan tersebut tanpa mendiskusikan atau meminta bukti dari tamu, padahal hal itu bertentangan dengan tanggung jawab profesional dalam menangani isu yang menyangkut reputasi institusi.
Dewan menambahkan bahwa seluruh kontrak dan prosedur keuangan klub dijalankan sesuai aturan dan tata kelola yang berlaku. Dewan juga menyoroti bahwa penayangan episode yang memuat tuduhan tersebut terjadi saat Public Investment Fund masih menjadi pemilik resmi 100% Perusahaan Klub Al Hilal, sehingga memperbesar risiko tuduhan dan potensi konsekuensi hukum yang timbul.
Pernyataan dewan juga menekankan bahwa klarifikasi ini dikeluarkan karena tuduhan tersebut disiarkan melalui penyiar resmi kejuaraan Saudi, Thamaneia, yang memiliki tanggung jawab ganda secara jurnalistik dan profesional untuk memastikan akurasi dan tidak menyebarkan informasi yang dapat menyesatkan publik atau merugikan klub beserta anggotanya.
Dokumentasi Pelanggaran dan Tindak Lanjut Hukum
Dewan menjelaskan bahwa tim khusus telah memantau sejumlah pelanggaran dan penghinaan serupa terhadap klub di berbagai platform media dalam beberapa waktu terakhir. Dewan menegaskan bahwa tidak menanggapi secara terbuka bukan berarti mengabaikan, sebab perusahaan tengah mendokumentasikan dan menindaklanjuti kasus tersebut melalui jalur hukum demi menjaga hak-hak klub.
Dewan Direksi Al Hilal menutup pernyataan dengan menegaskan penghormatan terhadap kritik dan kebebasan berekspresi di media, namun menekankan bahwa hal itu tidak membenarkan penyebaran informasi yang salah atau bermotif buruk. Perusahaan akan terus mengambil langkah yang diperlukan terhadap setiap pelanggaran yang merugikan hak atau reputasi klub.
