Lompat ke konten
Kamis, 10 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Lamine Yamal Jadi Kapten Termuda Sepanjang Sejarah Barcelona Saat Lawan Feyenoord

Lamine Yamal mencatatkan diri sebagai kapten termuda Barcelona saat mengalahkan Feyenoord 5-1 di Liga Champions, melampaui rekor Bojan Krkic.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Lamine Yamal mengenakan ban kapten Barcelona

Poin Utama

AI

Lamine Yamal menjadi kapten termuda dalam sejarah Barcelona setelah mengenakan ban kapten saat timnya mengalahkan tamunya, Feyenoord, dengan skor 5-1 di Liga Champions.

Yamal tampil gemilang dalam laga tersebut, mencetak satu gol dan memberikan dua assist—masing-masing untuk Raphinha dan Gabriel Jesus. Ia menerima ban kapten dari kapten utama, Raphinha, ketika pemain asal Brasil itu digantikan pada menit ke-71.

Melewati Rekor Sebelumnya

Yamal mengenakan ban kapten di usia 19 tahun 58 hari, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Bojan Krkic, yang menjadi kapten Barcelona di ajang Copa del Rey pada 2010 saat berusia 20 tahun.

Pilihan Yamal Jadi Kejutan Besar

Surat kabar Mundo Deportivo menyebut penunjukan Lamine Yamal sebagai kapten sebagai "kejutan besar", namun menyoroti bahwa rekan-rekannya menganggap Yamal sebagai pemimpin di lapangan karena statusnya sebagai bintang, meski penunjukannya menggeser Gavi.

Penjelasan Flick Soal Pilihan Kapten

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menjelaskan bahwa ia memilih Raphinha dan Pedri sebagai kapten utama tim, sementara para pemain memilih tiga nama lain, yakni Eric Garcia, Frenkie de Jong, dan Lamine Yamal. Flick menambahkan, "Saya sudah tiga tahun di sini dan kini lebih mengenal tim. Saya memutuskan Raphinha dan Pedri sebagai kapten, dan tim memilih Lamine, Eric, serta De Jong."

Flick melanjutkan, "Sekarang saya dan staf pelatih lebih memahami apa yang ada di tim, dan penting untuk mengetahui siapa yang paling berpengaruh. Karena itu saya memilih Raphinha dan Pedri," sambil menekankan pentingnya kehadiran pemain yang mampu menyuarakan pendapat dan memikul tanggung jawab.

Komentar (0)