Raheem Sterling Terancam 2 Tahun Penjara di Inggris karena Dugaan Mengemudi Berbahaya
Raheem Sterling, mantan pemain Liverpool dan Manchester City, menghadapi ancaman hukuman penjara dua tahun di Inggris akibat tuduhan mengemudi berbahaya dan kepemilikan gas tertawa secara ilegal.
Poin Utama
AIRaheem Sterling, mantan pemain Liverpool dan Manchester City, menghadapi ancaman hukuman penjara dua tahun di Inggris akibat tuduhan mengemudi berbahaya, kepemilikan nitrous oxide (gas tertawa) untuk dihirup secara ilegal, serta tidak bekerja sama dengan penyelidikan dengan menolak memberikan sampel.
Sterling ditangkap sekitar tiga bulan lalu setelah mobil yang dikendarainya menabrak pembatas jalan. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan uang sambil menunggu proses penyelidikan sebelum akhirnya dijadwalkan hadir di pengadilan.
Sterling bergabung dengan Feyenoord pada Februari lalu setelah sepakat berpisah dengan Chelsea, namun ia hanya tampil dalam delapan pertandingan.
