Pelatih Al-Ittihad tekankan perlunya evaluasi usai kalah telak dari Al Ain
Pelatih Al-Ittihad, Jens Wissing, mengaku bertanggung jawab atas kekalahan dari Al Ain dan menyoroti pentingnya memperbaiki kesalahan tim.
Poin Utama
AIPelatih Al-Ittihad, Jens Wissing, menyatakan dirinya bertanggung jawab atas kekalahan timnya dari Al Ain Uni Emirat Arab, seraya menekankan bahwa kelelahan memengaruhi kesiapan para pemain dan tim tidak tampil sesuai harapan baik secara mental, fisik, maupun teknis.
Hal itu disampaikan Wissing dalam konferensi pers usai laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada pekan keempat Liga Champions Asia Elite musim 2026-2027, di mana Al-Ittihad kalah 1-4 dari Al Ain.
Wissing menjelaskan, timnya memulai babak pertama dan kedua dengan baik, namun gagal memanfaatkan keunggulan, sementara lawan berhasil memaksimalkan peluang yang ada.
Ia menambahkan, Al Ain tampil kuat berkat kemampuan dan pengalamannya, sedangkan Al-Ittihad melakukan sejumlah kesalahan yang tidak seharusnya terjadi sehingga berujung kebobolan. Wissing menegaskan kekalahan ini bukan akibat strategi atau susunan pemain, melainkan karena kesalahan yang harus segera dibenahi sebelum laga-laga penting berikutnya.
Pelatih Al-Ittihad itu juga menyebut kelelahan membatasi kemampuan para pemain untuk bersaing secara fisik dengan lawan. Ia menekankan pentingnya menerima hasil pertandingan, mengevaluasi kesalahan, dan meningkatkan performa tim, mengingat persaingan di Liga Champions Asia membutuhkan kesiapan maksimal di semua aspek.
Ia menambahkan, perubahan formasi—baik menggunakan tiga maupun empat bek—bukanlah penyebab kekalahan. Wissing menilai Al Ain tampil dengan organisasi pertahanan yang baik dan mampu memanfaatkan kesalahan Al-Ittihad. Ia menegaskan pentingnya menganalisis pertandingan dan menghadapi tantangan demi mengembalikan tim ke performa terbaik.
