FIFA Buka Investigasi atas Insiden Final Piala Dunia
FIFA membuka investigasi disipliner terhadap Federasi Sepak Bola Argentina dan tiga pemainnya terkait insiden usai kekalahan di final melawan Spanyol.
Poin Utama
AIFederasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan telah membuka proses disipliner terhadap Federasi Sepak Bola Argentina serta tiga pemainnya, menyusul insiden yang terjadi setelah kekalahan di final melawan Spanyol.
Investigasi terhadap Federasi Sepak Bola Argentina mencakup empat dugaan pelanggaran Kode Disiplin FIFA, yaitu: penggunaan ajang olahraga sebagai platform untuk demonstrasi yang tidak bersifat olahraga, perilaku buruk tim, diskriminasi dan insiden bernuansa rasial, serta pelanggaran terkait ketertiban dan keamanan selama pertandingan.
Pernyataan FIFA menyebut adanya "nyanyian dan isyarat diskriminatif", keterlambatan dimulainya beberapa pertandingan, serta "penayangan pesan tidak pantas oleh tim dan suporter", selain pelemparan benda ke lapangan oleh penonton dalam sejumlah pertandingan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Dalam kasus terpisah, Komite Disiplin FIFA juga membuka proses terhadap pemain Argentina Leandro Paredes, Nahuel Molina, Thiago Almada, asisten pelatih Roberto Ayala, serta bek Spanyol Gavi, terkait aksi kekerasan yang terjadi setelah kemenangan Spanyol di laga final.
