Lompat ke konten
Senin, 24 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Kementerian Olahraga bantah klaim Ketua Abha soal bonus promosi

Kementerian Olahraga menegaskan tidak ada bonus promosi khusus bagi Abha dan menyebut pernyataan ketua klub tersebut menyesatkan publik.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Wakil Menteri Olahraga Arab Saudi beri penjelasan

Poin Utama

AI

Kementerian Olahraga menanggapi pernyataan Ketua Klub Abha terkait dukungan keuangan, anggaran klub, dan bonus promosi, dengan menjelaskan mekanisme dukungan serta alokasi dana untuk klub-klub.

Wakil Menteri Olahraga bidang Media dan Pemasaran, Adel Al-Zahrani, dalam wawancara di program "Rotana Sport bersama Walid", menyatakan bahwa sebagian pernyataan Ketua Abha "tidak benar dan menyesatkan", serta terdapat "kesalahan dan kontradiksi yang tidak dapat diterima".

Al-Zahrani menjelaskan bahwa tidak ada sistem yang mengatur "bonus promosi" secara khusus, melainkan klub yang promosi akan masuk ke dalam skema Strategi Dukungan Klub. Dengan demikian, dukungan tahunan naik dari 6 juta riyal Saudi untuk klub Liga Yelo menjadi 42 juta riyal Saudi untuk klub Liga Roshn, yang dicairkan secara bertahap setiap bulan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa pembayaran bulan Juli telah diterima oleh Klub Abha, dan pembayaran bulan Agustus juga akan dicairkan tepat waktu. Selain itu, terdapat dukungan tambahan yang tidak tetap yang bisa melebihi 100 juta riyal Saudi, di luar 42 juta riyal Saudi, sesuai tahapan dan kriteria evaluasi tertentu.

Terkait program rekrutmen pemain, Al-Zahrani menjelaskan bahwa alokasi dana telah tersedia untuk semua klub sebelum musim dimulai, dan Klub Abha telah memanfaatkannya untuk merekrut pemain, dengan sisa dana yang belum dicairkan hingga saat ini. Ia juga menyebutkan bahwa klub telah melakukan 19 rekrutmen, dan lebih dari setengah kewajiban terkait pemain asing didanai dari program tersebut.

Ia menegaskan bahwa klub-klub mengetahui alokasi dana dan mekanisme pencairannya sejak awal, serta tidak ada tunggakan dari kementerian atau liga. Al-Zahrani juga menambahkan bahwa pintu kementerian selalu terbuka untuk komunikasi langsung dengan klub terkait pertanyaan dan alokasi dana.

Komentar (0)