Buffon Pilih Fokus pada Keluarga, Tolak Jabatan di Federasi Sepak Bola Italia
Gianluigi Buffon menolak tawaran jabatan di Federasi Sepak Bola Italia demi mengutamakan keluarga, dan menyatakan keyakinannya pada Roberto Mancini.
Poin Utama
AIGianluigi Buffon, legenda penjaga gawang Italia dan mantan koordinator umum tim nasional, mengungkap alasan menolak tawaran jabatan baru di Federasi Sepak Bola Italia.
Dalam wawancara dengan surat kabar Italia "La Gazzetta dello Sport", Buffon menyatakan keyakinannya pada kemampuan Roberto Mancini untuk mengembalikan tim nasional Italia ke jalur yang benar.
Buffon menilai Mancini sebagai pilihan paling tepat secara teknis, dan menambahkan bahwa kinerjanya mendapat perhatian dari klub-klub besar Eropa seperti Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Real Madrid, dan Juventus. Ia juga menyebut Mancini mampu menerapkan gaya bermain yang sesuai dengan proyek tim nasional saat ini.
Sebagai informasi, tim nasional Italia gagal lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut (2018, 2022, 2026), meski Mancini sempat membawa tim menjuarai Piala Eropa 2021 di Stadion Wembley. Buffon juga menyatakan kepercayaannya pada Claudio Ranieri, direktur teknis baru federasi Italia.
Terkait keputusannya menolak kembali bekerja di federasi, Buffon menjelaskan bahwa ia menerima tawaran dari Paolo Maldini dan Leonardo untuk bergabung dalam staf pelatih dan memantau tim-tim liga serta kelompok usia di bawah 17 tahun. Namun, ia memilih menghabiskan waktu bersama keluarga setelah bertahun-tahun bekerja tanpa henti sejak 1991, dan menegaskan dirinya membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan energi.
