Lompat ke konten
Selasa, 22 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Piala Teluk ke-27 Dimulai di Jeddah, Arab Saudi Hadapi Kuwait di Laga Pembuka

Kompetisi Piala Teluk ke-27 akan dimulai besok di Jeddah, dengan tim nasional Arab Saudi menghadapi Kuwait pada pertandingan pembuka.

AJEL Indonesia53 mnt lalu · 2 mnt baca
Pertandingan sepak bola Piala Teluk di Jeddah

Poin Utama

AI

Perhatian para penggemar sepak bola di kawasan Teluk akan tertuju ke Jeddah besok, saat Piala Teluk Arab ke-27 resmi dimulai. Turnamen ini untuk kelima kalinya digelar di Arab Saudi, namun untuk pertama kalinya berlangsung di Jeddah, di bawah naungan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Kompetisi akan berlangsung dari 23 September hingga 6 Oktober 2026, dengan delapan tim nasional bersaing memperebutkan gelar juara.

Laga pembuka akan mempertemukan tim nasional Arab Saudi melawan Kuwait di Stadion Kota Olahraga King Abdullah, sebagai bagian dari Grup A. Sebelumnya, Irak akan menghadapi Oman di Stadion Kota Olahraga Pangeran Abdullah Al Faisal, juga dalam Grup A yang berisi Arab Saudi dan Kuwait. Sementara itu, Grup B terdiri dari Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

Sejarah Turnamen dan Harapan Tim

Piala Teluk telah menjadi salah satu ajang olahraga paling bergengsi di kawasan ini sejak pertama kali digelar di Bahrain pada 1970, dan kini memasuki dekade kelima. Tim nasional Arab Saudi datang ke edisi ke-27 dengan ambisi merebut kembali gelar yang terakhir mereka raih pada Piala Teluk ke-16 tahun 2003. Arab Saudi telah mengoleksi tiga gelar juara pada 1994, 2002, dan 2003, dan kini diasuh oleh pelatih asal Yunani, Georgios Donis.

Sementara itu, Kuwait berupaya memperkuat rekor mereka sebagai tim tersukses di ajang ini dengan sepuluh gelar juara. Tim ini mengandalkan pengalaman pelatih asal Portugal, Helio Sousa, serta sejumlah pemain seniornya.

Rekor Pertemuan dan Antusiasme Penonton

Arab Saudi dan Kuwait telah bertemu 15 kali sepanjang sejarah Piala Teluk, dengan Arab Saudi menang tiga kali, Kuwait lima kali, dan tujuh laga berakhir imbang. Pada laga kedua Grup A, Irak akan menghadapi Oman, di mana kedua tim berambisi meraih start positif demi memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya.

Irak merupakan salah satu tim tersukses di Piala Teluk dengan empat gelar juara, dan kini dilatih pelatih asal Australia, Graham Arnold. Sementara Oman menargetkan gelar ketiga setelah menjuarai edisi 2009 dan 2017, di bawah asuhan pelatih asal Maroko, Tarik Sektioui.

Sepanjang sejarah Piala Teluk, Irak dan Oman sudah bertemu 12 kali, dengan Irak meraih enam kemenangan, Oman dua kali, dan empat laga berakhir imbang.

Penyelenggaraan dan Stadion

Piala Teluk ke-27 akan digelar di dua stadion di Jeddah, yakni Stadion Kota Olahraga King Abdullah dan Stadion Kota Olahraga Pangeran Abdullah Al Faisal. Sebanyak 15 pertandingan akan mempertemukan delapan tim dari kawasan Teluk dalam edisi terbaru turnamen bergengsi ini.

Komentar (0)