FIFA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Rekan Messi Usai Kericuhan Final Piala Dunia
FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada sejumlah pemain Argentina dan anggota staf usai kericuhan final Piala Dunia melawan Spanyol, termasuk larangan bermain dan denda besar.
Poin Utama
AIFederasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pada Jumat ini menjatuhkan sanksi berat kepada sejumlah pemain tim nasional Argentina, sebulan setelah kericuhan yang terjadi usai final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol. Sanksi tersebut mencakup semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Komite Disiplin FIFA menjatuhkan larangan bermain 10 pertandingan kepada Leandro Paredes, yang dinilai paling agresif pada menit-menit akhir laga. Sementara Nahuel Molina dihukum larangan bermain 7 pertandingan karena menyerang Rodri tanpa alasan jelas. Almada mendapat larangan satu pertandingan karena menarik Gavi saat Gavi diserang oleh Leandro. Ayala, anggota staf pelatih dan mantan pemain, dijatuhi larangan tiga pertandingan setelah memukul Dani Olmo. Sementara Gavi, satu-satunya pemain Spanyol yang dihukum, dilarang bermain satu pertandingan karena mendorong Eric Garcia, yang juga menjadi korban serangan Paredes.
Komite juga menjatuhkan sanksi kepada empat anggota rombongan tim nasional Argentina, serta mengenakan denda besar kepada mereka.
Denda yang dikenakan kepada Paredes dan Molina masing-masing sebesar 77 ribu euro, sementara Almada, Ayala (anggota staf pelatih dan mantan pemain), serta pemain Barcelona masing-masing didenda 25 ribu euro.
Akibat sanksi ini, Gavi tidak akan bisa tampil melawan Inggris di Stadion Wembley pada 26 September mendatang dalam lanjutan UEFA Nations League.
Sesuai Pasal 69 ayat 2a dan 3 Kode Disiplin, larangan bertanding akan diterapkan pada laga-laga berikutnya yang dijalani tim nasional terkait, sehingga tiga pemain Argentina tersebut tidak dapat memperkuat tim selama masa hukuman berlangsung.
