Lompat ke konten
Rabu, 19 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Al Hilal dan Al Ahli jelaskan posisi dewan direksi usai keputusan Kementerian Olahraga

Al Hilal dan Al Ahli menegaskan posisi dewan direksi mereka setelah Kementerian Olahraga Arab Saudi mengumumkan pemindahan kepemilikan saham lembaga non-profit klub ke Dana Investasi Publik.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Logo klub Al Hilal dan Al Ahli

Poin Utama

AI

Al Hilal dan Al Ahli menegaskan posisi dewan direksi mereka setelah Kementerian Olahraga Arab Saudi pada Rabu (17/7) mengumumkan dimulainya proses pemindahan kepemilikan saham lembaga non-profit klub ke Dana Investasi Publik, beserta perubahan yang berdampak pada dewan direksi lembaga non-profit tersebut.

Perusahaan Klub Al Hilal menyatakan bahwa langkah yang diumumkan merupakan bagian dari tahap kedua proses pemindahan kepemilikan klub dalam proyek investasi dan privatisasi, yang mengakibatkan pembubaran dewan direksi Lembaga Non-Profit Al Hilal, serta pemindahan 25% saham klub ke Dana Investasi Publik.

Al Hilal juga menegaskan bahwa masa jabatan dewan direksi perusahaan klub yang saat ini dipimpin Pangeran Nawaf bin Saad diperpanjang selama 90 hari mulai 17 Juli 2026. Dewan akan tetap menjalankan tugas strategis dan pengawasan atas operasional, kontrak, serta komitmen perusahaan seperti biasa, dan akan mengumumkan perkembangan terkait jika ada.

Sementara itu, Al Ahli dalam pernyataan pers di akun resmi mereka di platform X menegaskan bahwa langkah Kementerian Olahraga hanya berkaitan dengan lembaga non-profit dan dewan direksinya, tanpa memengaruhi susunan dewan direksi perusahaan klub maupun kelangsungan operasionalnya.

Al Ahli menambahkan, dewan direksi perusahaan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai kerangka regulasi dan tata kelola yang berlaku, dengan masa jabatan dewan saat ini juga diperpanjang 90 hari mulai 17 Juli 2026, demi menjamin kelangsungan operasional, program, dan rencana klub selama periode tersebut.

Al Ahli juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sesuai target dan rencana yang telah ditetapkan, demi menjaga stabilitas organisasi dan mendukung kemajuan serta ambisi klub ke depan.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Olahraga mengumumkan dimulainya pemindahan kepemilikan saham lembaga non-profit, yang mewakili 25% saham perusahaan klub Al Ittihad, Al Ahli, Al Hilal, dan Al Nassr, ke Dana Investasi Publik, setelah seluruh persyaratan hukum dipenuhi.

Kementerian juga menjelaskan bahwa langkah ini mencakup pembubaran dewan direksi lembaga non-profit dari keempat klub tersebut.

Tahap ini merupakan bagian kedua dari proses pemindahan kepemilikan klub, dalam rangka memperkuat model kepemilikan yang menarik bagi investasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan klub dalam jangka panjang.

Langkah ini sejalan dengan target proyek investasi dan privatisasi klub olahraga.

Komentar (0)