Pelatih Al-Kholood Puji Penampilan Pemain Usai Lolos ke 16 Besar Piala Raja
Pelatih Al-Kholood, Des Buckingham, memuji kemenangan atas tuan rumah Jeddah dan keberhasilan timnya melaju ke babak 16 besar Piala Raja.
Poin Utama
AIPelatih Al-Kholood, Des Buckingham, memuji kemenangan atas tuan rumah Jeddah dan keberhasilan timnya melaju ke babak 16 besar Piala Raja.
Pernyataan tersebut disampaikan Buckingham dalam konferensi pers usai pertandingan yang dimenangkan Al-Kholood dengan skor telak 5-0. Ia menyatakan sangat senang dengan kemenangan dan kelolosan ini, serta puas dengan performa timnya, terutama di babak pertama. Buckingham menegaskan timnya mampu menguasai jalannya laga dan mengendalikan pertandingan, serta menyatakan Al-Kholood siap menghadapi tantangan berikutnya setelah menjalani dua laga di Jeddah dalam satu pekan.
Ia juga menambahkan bahwa timnya melanjutkan tren positif seperti yang ditunjukkan pada laga sebelumnya melawan Al-Ittihad. Buckingham mengaku gembira atas hattrick yang dicetak oleh Iker Kortajarena, sebagai buah dari kerja keras sang pemain. Ia menilai hasil ini merupakan awal yang baik dan menekankan pentingnya menjaga konsistensi performa di periode mendatang.
Buckingham menegaskan tujuan utama tim adalah mengembangkan para pemain muda. Ia menjelaskan Al-Kholood memiliki sejumlah talenta menjanjikan di berbagai posisi, dan perkembangan mereka akan berdampak langsung pada peningkatan performa tim di berbagai kompetisi.
Sementara itu, pelatih Jeddah, Maher Al-Shammari, mengungkapkan timnya menghadapi situasi sulit yang memengaruhi kesiapan menjelang musim. Ia menyebut jumlah pemain yang tersedia sebelum salah satu sesi latihan terakhir hanya 14 orang, sehingga ia harus melakukan perubahan susunan pemain yang sebelumnya tidak direncanakan.
Al-Shammari menambahkan dirinya memiliki pengalaman di Liga Divisi Satu "Yelo" bersama beberapa klub, namun kondisi saat ini berbeda dari pengalaman sebelumnya. Ia menyebut klub menghadapi tantangan finansial yang berdampak pada aspek teknis dan persiapan, termasuk tidak adanya pemusatan latihan pramusim.
Ia mengapresiasi upaya manajemen klub di tengah keterbatasan yang ada, dan menyatakan realitas saat ini berbeda dari ekspektasinya sebelum musim dimulai. Al-Shammari menekankan pentingnya dukungan bagi klub-klub yang berjuang dalam kondisi luar biasa.
Ia menegaskan tugas utamanya adalah fokus pada aspek teknis bersama pemain yang tersedia, sementara urusan kontrak dan administrasi bukan tanggung jawab langsungnya. Ia menegaskan fokusnya adalah meningkatkan performa tim dan meraih hasil terbaik dengan sumber daya yang ada.
