Lompat ke konten
Minggu, 20 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Pengadilan Swiss Tolak Banding Ramadan Sobhi, Sanksi Larangan Bermain hingga 2029 Ditegaskan

Pengadilan Federal Swiss menolak banding Ramadan Sobhi atas sanksi larangan bermain empat tahun akibat doping, sehingga ia dilarang beraktivitas di sepak bola hingga akhir 2029.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Ramadan Sobhi saat bermain untuk Pyramids

Poin Utama

AI

Pengadilan Federal Swiss pada Minggu (hari ini) menolak banding pemain Mesir Ramadan Sobhi atas sanksi larangan bermain selama empat tahun terkait kasus doping, sehingga hukuman tersebut tetap berlaku dan ia dilarang berpartisipasi dalam aktivitas sepak bola hingga akhir 2029.

Laporan media Mesir menyebutkan Ramadan Sobhi, yang berusia 29 tahun, tidak dapat mengikuti aktivitas sepak bola resmi selama masa hukuman. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari klub Pyramids mengenai masa depan Sobhi atau status kontraknya bersama klub tersebut.

Langkah Hukum Baru

Ikramy El-Shahat, mantan kiper timnas Mesir sekaligus ayah mertua Ramadan Sobhi, mengatakan bahwa upaya hukum baru tengah disiapkan dalam beberapa jam ke depan, dengan mengajukan permohonan banding untuk mencari langkah hukum lain terkait sanksi yang dijatuhkan kepada Sobhi, menurut sejumlah media Mesir.

Ramadan Sobhi tercatat terakhir kali tampil bersama Pyramids melawan Auckland pada 14 September 2025, sebelum absen akibat cedera lutut dan kemudian terkena sanksi larangan bermain.

Karier Ramadan Sobhi

Ramadan Sobhi dikenal sebagai salah satu pemain andalan Al Ahly dan timnas Mesir sebelum pindah ke Pyramids dalam transfer yang menuai kontroversi pada September 2020. Secara teori, Sobhi masih memiliki peluang melanjutkan karier sepak bolanya, meski sanksi larangan bermain tidak dikurangi.

Komentar (0)