Lompat ke konten
Selasa, 18 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Arab Saudi Raih Penghargaan Negara Tuan Rumah Terbaik dari Formula E

Arab Saudi dianugerahi penghargaan Negara Tuan Rumah Terbaik oleh Formula E untuk pertama kalinya, sebagai pengakuan atas keunggulannya dalam penyelenggaraan ajang balap mobil listrik dunia.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 3 mnt baca
Arab Saudi terima penghargaan Formula E di London

Poin Utama

AI

Kejuaraan Formula E mengumumkan pemberian penghargaan "Negara Tuan Rumah Terbaik" kepada Arab Saudi, yang baru saja diperkenalkan oleh ajang tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keunggulan negara itu dalam menyelenggarakan salah satu kejuaraan balap mobil listrik paling bergengsi di dunia.

Penghargaan ini diberikan untuk pertama kalinya dalam sejarah Formula E pada malam penganugerahan akhir musim 2025/2026 yang berlangsung di London kemarin, sebagai bentuk penghormatan kepada negara yang mampu menetapkan standar global dalam penyelenggaraan acara, pengembangan infrastruktur, dan pembangunan kemitraan.

Diraihnya penghargaan ini menjadi bukti keunggulan Arab Saudi dalam menggelar balapan Kejuaraan Dunia ABB Formula E yang diakui oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA), serta standar tinggi yang telah diterapkan sejak pertama kali menjadi tuan rumah pada 2018.

Prestasi ini mencerminkan dukungan penuh dari pimpinan negara, yakni Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, serta dukungan dari Menteri Olahraga Pangeran Abdulaziz bin Turki Al Faisal yang juga Ketua Komite Olimpiade dan Paralimpiade Saudi. Keberhasilan ini juga berkat upaya berkelanjutan Kementerian Olahraga, Federasi Otomotif dan Sepeda Motor Saudi, Saudi Motorsport Company, dan Sela Company.

Menanggapi pencapaian ini, Pelaksana Tugas CEO Federasi Otomotif dan Sepeda Motor Saudi, Mansour bin Ali Al-Muqbil, menegaskan bahwa penghargaan "Negara Tuan Rumah Terbaik" dari Formula E mencerminkan kerja kolektif yang telah berkontribusi pada penyelenggaraan balapan Formula E di Arab Saudi sejak dimulai di Diriyah hingga kini di Jeddah, sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam menggelar ajang motorsport kelas dunia.

Al-Muqbil juga menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan kekuatan kemitraan dan keahlian nasional, serta menegaskan kelanjutan upaya untuk memperkuat posisi Arab Saudi di kancah motorsport global. Ia menambahkan, ambisi Arab Saudi tidak hanya sebatas menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, tetapi juga membangun ekosistem motorsport berkelanjutan yang dapat menginspirasi generasi mendatang, mengembangkan talenta lokal, dan menciptakan peluang berkelanjutan di berbagai bidang sektor ini.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Formula E, Alberto Longo, memuji dukungan berkelanjutan dan kemitraan jangka panjang dengan Kementerian Olahraga, Federasi Otomotif dan Sepeda Motor Saudi, serta Saudi Motorsport Company. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini memainkan peran penting dalam perjalanan Formula E sejak 2018.

Longo menambahkan, kolaborasi tersebut telah memperkuat posisi Formula E sebagai salah satu kejuaraan motorsport terkemuka dunia dan meningkatkan kehadirannya di antara ajang internasional besar yang digelar di Arab Saudi. Ia juga mengapresiasi komitmen berkelanjutan yang sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 dan visi bersama untuk masa depan berkelanjutan, serta menyebut penghargaan "Negara Tuan Rumah Terbaik" dari Formula E sebagai bentuk pengakuan yang layak bagi Arab Saudi.

Kemitraan antara Arab Saudi dan Formula E terus berkembang sejak 2018. Setelah balapan dipindahkan dari Diriyah ke Jeddah pada 2025, edisi perdana Jeddah E-Prix menjadi akhir pekan paling banyak ditonton dalam sejarah Formula E, dengan rekor 65 juta penonton kumulatif di seluruh dunia.

Jeddah juga berperan penting dalam inovasi Formula E, menjadi lokasi pertama yang menerapkan fitur BOOST PIT pada musim ke-11, yakni pemberlakuan pit stop wajib selama balapan untuk pertama kalinya. Fitur BOOST PIT ini diterapkan sebagai uji coba pada dua putaran yang diselenggarakan di Arab Saudi, sebelum kemudian diadopsi di seluruh putaran ganda berikutnya sepanjang musim.

Komentar (0)