Pangeran Abdulaziz bin Saud Luncurkan Platform Terpadu dan Pusat Operasi Keamanan Industri
Pangeran Abdulaziz bin Saud meresmikan platform terpadu dan pusat operasi otoritas keamanan industri di Riyadh untuk memperkuat layanan digital dan kesiapsiagaan.
Poin Utama
AIPangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef bin Abdulaziz, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Dewan Otoritas Tertinggi Keamanan Industri, pada Selasa meresmikan platform terpadu dan Pusat Operasi Otoritas Tertinggi Keamanan Industri "Marqab" saat kunjungannya ke kantor otoritas tersebut di Riyadh.
Dalam kunjungan itu, Pangeran Abdulaziz bin Saud mendengarkan penjelasan dari Gubernur Otoritas, Insinyur Ali bin Mohammed Al-Zahrani, yang menyampaikan bahwa platform terpadu ini menyediakan 123 layanan otomatis dan bekerja sama dengan lebih dari 30 lembaga dan institusi. Tujuannya adalah menyatukan layanan digital dan prosedur operasional, meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan, mendukung transformasi digital, serta memperkuat kesiapsiagaan dan tata kelola, demi melindungi fasilitas vital sesuai target Visi Saudi 2030.
Pusat Operasi Nasional Terintegrasi
Pangeran Abdulaziz juga meninjau sistem pusat operasi beserta komponennya, termasuk ruang manajemen krisis, pusat komunikasi, dan jaringan komunikasi industri nasional untuk situasi kritis. Al-Zahrani menjelaskan bahwa pusat ini menjadi platform nasional terintegrasi yang memantau lebih dari 73 pusat operasi di berbagai wilayah Arab Saudi, memungkinkan pertukaran informasi dan laporan secara real-time, serta menyediakan gambaran operasional terpadu. Hal ini mendukung koordinasi antar lembaga terkait, mempercepat respons terhadap insiden dan keadaan darurat, mendukung pengambilan keputusan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan kesinambungan operasional.
Mendokumentasikan Perkembangan Keamanan Industri
Pangeran Abdulaziz bin Saud juga meninjau arsip institusi otoritas yang mendokumentasikan sejarah dan perkembangan keamanan industri di Arab Saudi. Selain itu, ia juga melihat aktivitas pusat media dan perannya dalam menyoroti upaya otoritas serta memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Pangeran Dr. Abdulaziz bin Mohammed bin Ayyaf, Wakil Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Komite Eksekutif Dewan Otoritas, Asisten Menteri Dalam Negeri Bidang Operasi yang juga anggota Komite Eksekutif, Mohammad bin Muhanna Al-Muhanna, serta Kepala Kantor Menteri untuk Studi dan Riset, Mayor Jenderal Khalid bin Ibrahim Al-Arowan.
