Lompat ke konten
Senin, 24 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

AlUla perkuat posisi global lewat kemitraan komprehensif Arab Saudi-Prancis di bidang warisan dan budaya

AlUla semakin menonjol sebagai pusat pertukaran budaya dan pengetahuan berkat kemitraan Arab Saudi-Prancis di bidang arkeologi, seni, pendidikan, dan pariwisata.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Pemandangan situs arkeologi AlUla di Arab Saudi

Poin Utama

AI

Wilayah AlUla terus memperkuat posisinya sebagai pusat peradaban dan budaya dunia, didukung oleh warisan sejarah ribuan tahun serta kemitraan strategis antara Arab Saudi dan Prancis yang mencakup sektor arkeologi, seni, pendidikan, pariwisata, perhotelan, keberlanjutan, dan infrastruktur.

Sepanjang sejarah, AlUla dikenal sebagai titik pertemuan peradaban dan jembatan komunikasi antarbangsa, memanfaatkan lokasinya di jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Jazirah Arab dengan dunia lama. AlUla memiliki situs arkeologi penting seperti Dadan, Jabal Ikmah, dan kota tua, serta situs arkeologi Hegra yang pada 2008 masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Perkembangan kemitraan Arab Saudi-Prancis

Kemitraan institusional antara Arab Saudi dan Prancis secara resmi dimulai pada April 2018, melalui penandatanganan perjanjian pemerintah bersama di Paris yang dihadiri Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dibentuk pula Badan Prancis untuk Pengembangan AlUla (AFALULA) yang bekerja sama dengan Komisi Kerajaan untuk AlUla, guna menghadirkan keahlian Prancis dalam pelestarian warisan, pengembangan pariwisata, dan budaya.

Data menunjukkan lebih dari 80 perusahaan Prancis terlibat dalam proyek-proyek AlUla antara 2018 hingga 2025, mencerminkan luasnya cakupan kerja sama. Kolaborasi arkeologi Arab Saudi-Prancis sendiri telah berlangsung lebih dari 20 tahun melalui misi penelitian, survei, dan penggalian di berbagai situs dengan melibatkan lebih dari 150 pakar serta peluncuran 14 proyek penelitian sejak 2019.

Dampak nyata dan pertukaran budaya internasional

Kemitraan ini menghasilkan pameran permanen di situs Dadan bertajuk "Penemuan yang Mencerahkan", menampilkan lebih dari 100 artefak yang mendokumentasikan periode sejarah dan kehidupan sehari-hari di AlUla. Salah satu patung kuno Dadan juga dipinjamkan ke Museum Louvre di Paris, memperkuat kehadiran AlUla di panggung budaya internasional.

Bentuk kerja sama lainnya meliputi program akademik dan pelatihan dengan universitas serta institusi Prancis, termasuk pengiriman 106 putra-putri AlUla ke Prancis dan pelatihan 15 peserta di bidang arkeologi, yang turut membangun kapasitas nasional dan transfer keahlian teknis.

Seni, perhotelan, dan jalur baru kolaborasi

AlUla juga bekerja sama dengan Pusat Pompidou Prancis untuk pengembangan museum seni kontemporer, serta menggelar pameran "Tanah Kita" dalam Festival Seni AlUla 2026 yang melibatkan lebih dari 80 seniman lokal dan internasional. "Villa Hegra" pun muncul sebagai lembaga budaya Saudi-Prancis yang mendukung seni, kreativitas, dan pertukaran budaya.

Di bidang perhotelan, kemitraan dengan "Ferrandi Paris-AlUla" menghadirkan program pendidikan khusus di bidang seni kuliner dan manajemen perhotelan, guna meningkatkan kompetensi nasional di sektor pariwisata yang berkembang di wilayah tersebut.

Keberlanjutan warisan dan integrasi pembangunan

Ruang lingkup kemitraan meluas ke sektor transportasi, infrastruktur, keberlanjutan, dan perlindungan lingkungan, melalui pendekatan terintegrasi yang bertujuan menjaga identitas AlUla sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan. Kemitraan ini menjadi model pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas, produksi riset ilmiah, serta pengembangan institusi budaya dan pendidikan.

Kini, AlUla terus menjalankan peran historisnya sebagai jembatan peradaban, menarik peneliti, seniman, dan pakar dari seluruh dunia, sekaligus menjadi bukti nyata kemitraan Arab Saudi-Prancis sebagai pendorong utama pertukaran budaya dan pengetahuan antarbangsa.

Komentar (0)