Menteri Kesehatan Anugerahkan Pemenang Penghargaan 'Adae Kesehatan' ke-8
Menteri Kesehatan Fahd bin Abdul Rahman Al-Jalajel menyerahkan penghargaan 'Adae Kesehatan' edisi kedelapan kepada para pemenang di Riyadh, Selasa malam.
Poin Utama
AIMenteri Kesehatan Fahd bin Abdul Rahman Al-Jalajel, Selasa malam, menganugerahkan penghargaan 'Adae Kesehatan' edisi kedelapan kepada para pemenang. Penghargaan ini digelar bekerja sama secara strategis dengan Pusat Asuransi Kesehatan Nasional, bertempat di Riyadh dan dihadiri para pemimpin sektor kesehatan serta sejumlah mitra dan pakar.
Penghargaan ini diberikan kepada pemenang di enam kategori, yang mencerminkan keragaman bidang keunggulan kesehatan, peningkatan pengalaman kesehatan individu dan masyarakat, serta berkontribusi pada peningkatan mutu layanan, penguatan pencegahan, guna mendukung pencapaian target Program Transformasi Sektor Kesehatan dalam kerangka Visi Saudi 2030 menuju "masyarakat sehat" dan "negara ambisius" yang berlandaskan efisiensi dan keunggulan institusi.
Pada kategori keunggulan penyelamatan jiwa, King Saud Medical City di Jaringan Kesehatan Riyadh Pertama meraih juara pertama untuk penanganan kasus serangan jantung, sementara Rumah Sakit Umum Madinah dari Jaringan Kesehatan Madinah menjadi juara pertama untuk penanganan kasus stroke. Rumah Sakit Umum King Fahd di Jaringan Kesehatan Jeddah Kedua menempati posisi kedua. Untuk penanganan kasus cedera, Rumah Sakit King Khalid di Jaringan Kesehatan Tabuk meraih posisi pertama, diikuti Rumah Sakit King Fahd dari Jaringan Kesehatan Madinah di posisi kedua. Pada kategori keunggulan layanan primer, Jaringan Kesehatan Al-Ahsa menempati urutan teratas, diikuti Jaringan Kesehatan Riyadh Pertama dan Jaringan Kesehatan Tabuk.
Pada kategori keunggulan layanan gawat darurat, Rumah Sakit Khusus King Faisal di Madinah meraih posisi pertama, King Saud Medical City di Jaringan Kesehatan Riyadh Pertama posisi kedua, dan Rumah Sakit King Khalid di Hafar Al-Batin posisi ketiga. Untuk kategori keunggulan promosi kesehatan masyarakat dan pencegahan, Jaringan Kesehatan Jeddah Kedua menjadi juara pertama untuk tingkat berhenti merokok, diikuti Jaringan Kesehatan Perbatasan Utara dan Jaringan Kesehatan Asir. Johns Hopkins di Dhahran menempati posisi teratas untuk skrining dini penyakit kronis, diikuti Jaringan Kesehatan Najran dan Rumah Sakit Angkatan Bersenjata di Jazan milik Kementerian Pertahanan di posisi ketiga.
Pada kategori keunggulan layanan kesehatan ibu, King Fahd Medical City dari Jaringan Kesehatan Riyadh Kedua meraih posisi pertama, diikuti Rumah Sakit Dr. Sulaiman Fakeeh di Riyadh di posisi kedua. Pada kategori keunggulan efisiensi layanan, Rumah Sakit Angkatan Bersenjata King Fahd di Jeddah milik Kementerian Pertahanan meraih posisi pertama untuk akuntabilitas sistem layanan, diikuti King Fahd Medical City dan Rumah Sakit Mouwasat di Jubail. Sementara itu, Pusat Jantung Pangeran Sultan di Riyadh milik Kementerian Pertahanan menempati posisi teratas untuk keunggulan efisiensi layanan, diikuti Rumah Sakit Umum Ar Rass dari Jaringan Kesehatan Qassim dan Rumah Sakit Umum Hail dari Jaringan Kesehatan Hail di posisi ketiga.
Penghargaan 'Adae Kesehatan' juga mencakup kategori kepemimpinan, di mana Rumah Sakit Khusus King Faisal dan Pusat Riset di Riyadh meraih penghargaan kepemimpinan dalam pengalaman pasien, Direktorat Jenderal Layanan Medis Kementerian Dalam Negeri meraih penghargaan kepemimpinan dalam kematangan manajemen kinerja, dan Layanan Kesehatan Kementerian Garda Nasional mendapatkan penghargaan kepemimpinan dalam peningkatan pengalaman pegawai.
Transformasi sektor kesehatan yang didukung oleh berbagai inisiatif, termasuk penghargaan 'Adae Kesehatan', telah menciptakan lingkungan yang mendorong peningkatan kinerja dan mutu layanan. Hal ini tercermin pada sejumlah indikator, seperti jumlah operasi bedah mingguan yang meningkat dari sekitar 2.000 saat edisi pertama menjadi sekitar 13.000 saat ini di jaringan kesehatan, dan secara nasional mencapai lebih dari 18.600 operasi per minggu. Persentase penerima layanan gawat darurat yang dilayani dalam empat jam naik dari sekitar 36% sebelum transformasi menjadi 94,6% saat ini. Indeks mutu layanan kesehatan juga meningkat dari 48% menjadi 70,4% pada 2025, melampaui target tahunan sebesar 60%.
Sebagai informasi, penghargaan 'Adae Kesehatan' yang diluncurkan pada 2018 telah menegaskan posisinya sebagai platform kompetisi nasional untuk mendorong keunggulan dan inovasi, serta mendukung target Visi Saudi 2030 melalui penguatan budaya perbaikan berkelanjutan dalam layanan kesehatan dan penghargaan bagi tenaga kesehatan serta institusi yang inspiratif.
