Lompat ke konten
Kamis, 17 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Kecaman Meluas atas Upaya Serangan ke Mekkah, Dunia Arab dan Islam Bersatu Menolak

Gelombang kecaman dari negara Arab, Islam, dan dunia internasional terus meluas atas upaya milisi Houthi menyerang Mekkah dengan drone, menegaskan pentingnya perlindungan tempat suci.

AJEL Indonesia43 mnt lalu · 6 mnt baca
Ilustrasi kecaman internasional atas serangan ke Mekkah

Poin Utama

AI

Sejak Rabu kemarin hingga Kamis hari ini, gelombang kecaman dari negara-negara Arab, Islam, dan dunia internasional semakin meluas terhadap upaya milisi Houthi menyerang Mekkah dengan pesawat nirawak. Penolakan atas insiden ini melampaui negara-negara Arab dan Islam, mencakup organisasi internasional dan negara lain, dengan penegasan berulang bahwa tempat-tempat suci tidak boleh menjadi sasaran ancaman, serta pentingnya menjaga keamanan Arab Saudi dan keselamatan dua masjid suci beserta para jamaahnya.

Arab Saudi sebelumnya mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan drone yang diluncurkan milisi Houthi ke arah Mekkah pada Selasa malam, 15 September 2026, sebelum memasuki wilayah udara kota suci tersebut. Kerajaan menegaskan bahwa upaya ini merupakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan provokasi terhadap perasaan umat Islam di seluruh dunia. Ini merupakan percobaan kedua setelah insiden serupa pada 27 Juli 2017.

Dengan terus bermunculannya pernyataan resmi, peta penolakan terhadap serangan teroris ini meluas ke Mesir, Qatar, Kuwait, Yordania, Bahrain, Lebanon, Palestina, Suriah, Aljazair, dan Libya, serta Turki, Pakistan, Malaysia, India, Bangladesh, Korea Selatan, dan Bulgaria. Kecaman juga datang dari Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, Al-Azhar, Liga Dunia Muslim, Majelis Fikih Islam Internasional, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Arab Saudi: Serangan terhadap Kesucian Tempat Suci

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan kecaman dan penolakan keras atas peluncuran drone bermusuhan oleh milisi Houthi ke arah Mekkah, menegaskan bahwa serangan ini adalah pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan provokasi terhadap perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Kerajaan memuji kewaspadaan pasukan pertahanan udara Kerajaan Arab Saudi yang berhasil mencegat dan menghancurkan drone sebelum memasuki wilayah udara kota suci, serta menegaskan haknya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi melindungi keamanan dua masjid suci, para jamaah, wilayah, warga negara, dan penduduknya.

Arab Saudi juga kembali menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengecam serangan Houthi dan mengambil sikap tegas terhadap upaya penyerangan tempat suci, fasilitas sipil dan ekonomi, serta ancaman terhadap pelayaran dan perdagangan internasional.

Dewan Kerja Sama Teluk: Melampaui Segala Batas

Di kawasan Teluk, Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Negara Teluk Arab, Jassim Al-Budaiwi, menyebut upaya penyerangan Mekkah dengan drone sebagai eskalasi yang sangat berbahaya dan melampaui segala batas.

Ia menegaskan bahwa penyerangan kota suci merupakan pelanggaran berat terhadap tempat paling suci di muka bumi dan kiblat umat Islam, serta menekankan perlunya sikap internasional yang tegas dan pencegahan terhadap serangan semacam ini.

Mesir: Pelanggaran terhadap Kesucian Tempat Suci

Mesir menyampaikan kecaman dan penolakan keras atas upaya penyerangan Mekkah, menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat suci agama.

Kairo menegaskan bahwa serangan semacam ini bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan merupakan pelanggaran jelas terhadap hukum internasional, serta menolak segala tindakan yang mengancam keamanan Arab Saudi dan mendukung langkah-langkah yang diambil Kerajaan untuk menjaga kedaulatan, keamanan wilayah, dan warganya.

Kecaman Beruntun dari Negara Arab

Kecaman dari negara-negara Arab terus berdatangan. Qatar mengecam upaya penyerangan Mekkah, menegaskan bahwa kesucian dan keamanan tempat suci serta keselamatan para jamaah tidak boleh menjadi sasaran ancaman apa pun.

Kuwait, Yordania, dan Bahrain juga mengecam upaya tersebut, menegaskan solidaritas dengan Arab Saudi serta dukungan terhadap keamanan, kedaulatan, dan perlindungan dua masjid suci.

Di Lebanon, Presiden Joseph Aoun, Perdana Menteri Nawaf Salam, dan Kementerian Luar Negeri mengecam upaya penyerangan Mekkah, menegaskan solidaritas Lebanon dengan Kerajaan dan menolak segala bentuk serangan terhadap keamanan, kedaulatan, atau kesucian tempat suci Islam, serta memperingatkan dampak negatif tindakan semacam ini terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.

Pemerintah Palestina juga mengecam upaya penyerangan Mekkah, menegaskan bahwa keamanan Arab Saudi dan dua masjid suci adalah garis merah, serta menjadi bagian tak terpisahkan dari keamanan nasional Arab dan Islam.

Suriah juga mengecam keras serangan drone ke Mekkah, menegaskan bahwa membahayakan keamanan kota suci, para jamaah, warga, dan penduduk merupakan pelanggaran serius terhadap kesucian tempat suci.

Di Libya, Pemerintah Persatuan Nasional menegaskan penolakan tegas terhadap segala upaya yang menargetkan kiblat umat Islam atau melanggar kesucian tempat suci, serta kembali menyatakan dukungan kepada Arab Saudi dalam melindungi dua masjid suci, keamanan, dan stabilitasnya.

Aljazair juga mengecam keras serangan ke Mekkah, menyebutnya sebagai tindakan agresif yang sangat berbahaya terhadap tempat suci umat Islam, provokasi perasaan mereka, dan pelanggaran terhadap kesucian Masjidil Haram, serta menyerukan penghentian eskalasi dan serangan di kawasan.

Liga Arab dan Al-Azhar: Perlindungan Mekkah Bukan Urusan Sepele

Liga Arab menegaskan bahwa mengganggu keamanan Mekkah dan kesucian tempat suci Islam adalah persoalan sangat serius, karena mengancam keamanan Arab Saudi, keselamatan warga dan penduduk, serta para jamaah, sekaligus memicu perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal Liga Arab memuji profesionalisme dan kewaspadaan pasukan pertahanan udara Saudi dalam menggagalkan upaya penyerangan Mekkah, serta menegaskan solidaritas Liga Arab dengan Kerajaan dan dukungan terhadap langkah-langkah perlindungan wilayah dan keamanannya.

Dalam konteks serupa, Al-Azhar mengecam upaya penyerangan Mekkah, menegaskan bahwa membahayakan kota suci merupakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan provokasi terhadap perasaan umat Islam, serta menegaskan bahwa tidak dapat dibayangkan Mekkah menjadi arena konflik atau ancaman.

Sekretariat Jenderal Majelis Fikih Islam Internasional juga menegaskan bahwa menargetkan warga sipil dan fasilitas sipil serta menebar ketakutan adalah tindakan terlarang dan kriminal yang bertentangan dengan ajaran Islam, nilai kemanusiaan, dan perjanjian internasional.

Liga Dunia Muslim juga mengecam serangan Houthi ke Mekkah dan Madinah, menegaskan kembali pentingnya perlindungan tempat suci dan keamanan Arab Saudi.

Turki, Pakistan, dan Sikap Negara Islam Lainnya

Di tingkat dunia Islam, Turki mengecam keras upaya Houthi menyerang Mekkah, menegaskan dukungan terhadap kedaulatan dan keamanan Arab Saudi, serta menyerukan penghentian serangan Houthi yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengecam upaya serangan ke Mekkah, menyebutnya sebagai tindakan tercela, dan menegaskan solidaritas negaranya dengan Arab Saudi.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut, menegaskan bahwa segala upaya mengancam keamanan dan kesucian Mekkah tidak dapat diterima.

India juga menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini, menyoroti potensi ancaman terhadap warga sipil dan infrastruktur, serta menegaskan posisi istimewa Mekkah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Bangladesh mengecam serangan drone tersebut, menegaskan penghormatan terhadap kesucian Mekkah dan situs suci di Arab Saudi serta solidaritas dengan Kerajaan.

Penolakan Meluas di Tingkat Internasional

Kecaman tidak hanya datang dari negara Arab dan Islam. Bulgaria mengecam serangan Houthi yang terus berlanjut ke Arab Saudi, termasuk serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil serta ekonomi, menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan kawasan dan upaya penyelesaian damai konflik Yaman.

Korea Selatan juga mengecam serangan Houthi baru-baru ini terhadap fasilitas sipil dan ekonomi di Arab Saudi, menyerukan penghentian segera, serta menegaskan bahwa menargetkan warga sipil, fasilitas sipil, dan mengganggu kebebasan pelayaran tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Di Dewan Keamanan PBB, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam serangan Houthi terhadap infrastruktur sipil dan sektor energi di Arab Saudi, menegaskan pentingnya perlindungan keamanan Laut Merah dan pemulihan hak serta kebebasan pelayaran di Selat Bab el-Mandeb sesuai hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan terkait.

PBB memperingatkan bahwa berlanjutnya gangguan di jalur pelayaran dapat berdampak pada perdamaian dan keamanan internasional, pasar energi global, keamanan pangan, dan ekonomi negara-negara yang paling rentan.

Berbagai sikap yang muncul dalam beberapa jam terakhir menunjukkan besarnya sensitivitas terkait upaya penyerangan Mekkah, di tengah eskalasi yang terus terjadi di kawasan, sehingga perlindungan tempat suci dan keamanan dua masjid suci beserta para jamaahnya tetap menjadi fokus utama dalam berbagai pernyataan yang disampaikan.

Komentar (0)